Cara Aman Mengajarkan Bayi Belajar Makan Sendiri

Reporter :
Kamis, 15 Desember 2016 11:15
Cara Aman Mengajarkan Bayi Belajar Makan Sendiri
Ketika anak memegang makanannya sendiri dan memasukannya ke dalam mulut merupakan tahap perkembangan yang penting.

Dream - Setelah pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan, saatnya memperkenalkan makanan lembut pada bayi. Biasanya berupa bubur sereal atau pure buah. Memasuki usia 9 atau 10 bulan setelah bayi bisa menggengam, saatnya memperkenalkan makanan bertekstur padat.

Sebenarnya bayi sudah bisa diajari untuk makan sendiri. Cara ini dikenal dengan metode baby led weaning (BLW), yaitu memberikan makanan berpotongan sedang yang bisa digenggam atau sering disebut finger food pada bayi. Lalu membiarkan mereka makan sendiri.

Memang akan sangat berantakan, tapi cara ini dipercaya bisa mempermudah mengenalkan tekstur makanan padat pada anak. Metode ini juga diyakini bisa membentuk kebiasaan makan yang baik pada anak.

Natalie Brown, seorang pakar gizi, mengungkap ketika anak memegang makanannya sendiri dan memasukannya ke dalam mulut merupakan tahap perkembangan yang penting. " Memakan makanannya sendiri dapat membantu anak untuk mencoba hal-hal baru, belajar mengenal tekstur, dan membuat kordinasinya lebih baik," ujar Brown.

Lalu makanan apa sajakah yang aman untuk disajikan agar si kecil tidak tersedak? Coba sediakan makanan berikut dan lihat reaksi si kecil. Pastikan Anda selalu mendampingi dan mengawasi.

1. Buah
Potong buah menjadi beberapa bagian seperti pisang, pir, kiwi, semangka, mangga, atau blewah. Atau Anda juga bisa kukus sebentar buah seperti apel untuk membuatnya sedikit lembut. Sajikan untuk si kecil dan biarkan ia belajar memegang dan memakan buah yang ada di depan matanya.

2. Sayuran
Potong-potong sayuran seperti brokoli, labu, kentang, wortel, bayam, dan buncis. Anda bisa memasaknya dengan cara dikukus, jangan terlalu lama memasak sayuran tersebut. Cukup pastikan sayuran tersebut lembut dan aman untuk dimakan.

3. Protein
Cobalah telur, tahu, daging giling, atau ayam. Saat anak anda sudah lebih besar, ada baiknya untuk menyajikan makanan dengan potongan yang lebih besar. Terutama jika si kecil sudah bisa menggunakan garpu atau sendok.


Sumber: Todays Parents

Laporan Sartika Septiana

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik