Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Meski sudah tahu kalau terlalu banyak mengonsumsi gula tidak baik bagi kesehatan, tapi kita sering tidak menyadarinya. Salah satunya karena mayoritas gula bersembunyi di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi.
Tubuh memiliki sistem peringatannya sendiri yang akan memberi tahu kita jika telah berlebihan mengonsumsi sesuatu. Hanya saja seringkali kita gagal memahami peringatan yang diberikan.
Bagaimana cara tubuh mengingatkan jika konsumsi gula kita sudah berlebihan? Berikut tanda-tandanya menurut laman Reader Digest:
Wajah Anda banyak jerawat
Sebuat studi di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics melihat hubungan antara konsumsi gula berlebih dengan munculnya jerawat. Mereka yang berjerawat, ringan sampai parah, terbukti mengonsumsi gula lebih banyak dibandingkan yang tidak berjerawat.
Anda merasa kelelahan
Kalau sarapan atau makan siang Anda penuh kandungan gula, di sore hari Anda akan merasa kehabisan energi. Sakit kepala, mendadak ingin merebahkan diri di tempat tidur adalah tanda-tandanya. Pola makan yang seimbang dapat melindungi Anda dari lonjakan dan penurunan kadar gula darah yang drastis.
Gigi Anda banyak lubang
Konsumsi gula berlebih akan membuat bakteri di mulut Anda memproduksi asam yang jika bercampur dengan air liur akan menyebabkan plak. Jika Anda malas menyikat gigi, plak akan berkumpul dan merusak enamel gigi, menjadikan gigi Anda berlubang.

Tekanan darah Anda tinggi
Tekanan darah normal adalah 120/80 atau sedikit lebih rendah. Saat Anda mengonsumsi gula secara berlebih, tekanan darah Anda akan menjadi lebih tinggi.
Kolesterol Anda tinggi
Konsumsi gula berlebih dapat menurunkan jumlah kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kolesterol jahat (LDL). Penelitian menunjukkan fruktosa bisa memicu tubuh memproduksi kolesterol LDL lebih banyak.
Kurangi konsumsi gula dengan menjalani pola makan yang lebih sehat dan seimbang. Jika perlu tambahkan dengan konsumsi asupan kesehatan yang tepat. Seperti Melabic, asupan kesehatan jenis herbal ini berfungsi untuk mengendalikan kadar gula darah sekaligus menurunkan tingkat kolesterol yang tinggi.
Melabic aman dikonsumsi dan tidak memiliki efek samping karena terbuat dari enam ekstrak bahan alami yang bekerja dengan aksi ganda untuk cegah dan atasi diabetes langsung pada sumbernya. Bagaimana aksi ganda Melabic bekerja? Info lebih lanjut klik di sini.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari