Covid-19 di Indonesia Rekor Tertinggi, IDI Desak Dibuat Kebijakan Emergency

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 22 Juni 2021 06:12
Covid-19 di Indonesia Rekor Tertinggi, IDI Desak Dibuat Kebijakan Emergency
Tertuang dalam surat yang ditanda tangani Ketua IDI dan Sekjen IDI.

Dream - Kasus penambahan positif Covid-19 di Indonesia pada 21 Juni 2021 mencapai rekor tertinggi sejak Maret 2020. Kasus bertambah 14.536 dalam satu hari. Terkait hal ini, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia mengeluarkan empat peringatan.

Melalui surat resmi yang diunggah di Instagram @ikatandokterindonesia, IDI meminta pemerintah membuat strategi khusus dan kebijakan emergency. Hal ini tertuang dalam surat yang ditanda tangani Ketua IDI dan Sekjen IDI. Berikut isi suratnya.

Melihat lonjakan penambahan kasus Covid-19 yang begitu tajam diikuti dengan peningkatan kematian akibat Covid-19 maka bersama ini Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia menyerukan sebagai berikut:

1. Memohon kepada seluruh Pemerintah Daerah khususnya yang daerahnya mengalami lonjakan kasus Covid-19 dan daerah yang di sekitarnya untuk menyempurnakan strategi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sebagai upaya memutus rantai penularan serta sesuai dengan Peraturan Pemerintah No: 21 Tahun 2020, segera mengambil kebijakan emergency dengan pengetatan dan pembatasan mobilitas serta aktivitas warga untuk mengendalikan kondisi darurat tingginya lonjakan kasus Covid-19 di daerah masing-masing dan mencegah 'kolaps'nya pelayanan kesehatan.

2. Memohon kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kesehatan yang bekerja membantu peraatn pasien Covid-19 agar tidak mudah terinfeksi sehingga dapat terus memberikan pertolongan dan perawatan serta dapat menjamin pelayanan terhadap pasien Covid-19 tetap berlangsung.

3. Memohon kepada pemerintah untuk mempercepat vaksinasi massal dan memperluas upaya tracing dan testing pada semua kelompok umur termasuk anak-anak.

4. Meminta masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan pengawasan yang ketat dan sanksi yang tegas dari aparat penegak hukum.

1 dari 6 halaman

Kasus Harian Covid-19 21 Juni 2021 Lampaui Rekor Tertinggi Sejak Awal Pandemi

Dream - Kasus harian Covid-19 di Indonesia terus merangkak naik. Bahkan rekor kenaikan tertinggi akhirnya terlampaui.

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada akun Facebook menunjukkan hari ini, Senin, 21 Juni 2021, muncul kasus baru sebanyak 14.536 pasien. Angka ini di atas rekor tertinggi pada 30 Januari lalu sebesar 14.518 pasien.

Penambahan ini menunjukkan lonjakan tertinggi sepanjang pandemi melanda Indonesia sejak Maret 2020. Sedangkan total kasus kini sudah mencapai 2.004.445 pasien.

Kasus aktif juga tercatat naik cukup tinggi sebanyak 5.009. Total pasien yang sedang menjalani perawatan maupun isolasi mandiri kini sebanyak 147.728 kasus.

Jumlah kesembuhan harian juga bertambah sebanyak 9.233 kasus. Sedangkan. total kasus sembuh dari Covid-19 di Indonesia kini sebanyak 1.801.761 kasus.

2 dari 6 halaman

Penerima Vaksin Baru 40 Jutaan

Kematian kembali mengalami penambahan. Hari ini sebanyak 294 kasus meninggal dunia, sehingga total menjadi 54.956 kasus.

Per hari ini, jumlah keseluruhan penerima vaksin sudah mencapai 40.349.049 jiwa. Jumlah tersebut baik penerima suntikan dosis pertama maupun kedua.

Untuk penerima dosis pertama hari ini bertambah 222.401 jiwa. Sehingga totalnya sudah sebanyak 23.265.773 jiwa.

Sedangkan penerima dosis kedua bertambah sebanyak 80.680 jiwa. Dengan demikian, 12.320.386 jiwa telah menerima vaksinasi secara penuh.

3 dari 6 halaman

Akses 10 Ruas Jalan di Jakarta Dibatasi Mulai Malam Ini Guna Tekan Covid-19

Dream - Polda Metro Jaya memberlakukan skenario penyekatan di sejumlah ruas di DKI Jakarta. Langkah ini ditempuh untuk menekan meluasnya penyebaran Covid-19.

" Mulai malam ini akan dilakukan pembatasan mobilitas pengguna jalan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, dalam konferensi pers.

Yusri menngatakan penyekatan yang mulai dilakukan malam ini akan berlaku di 10 titik. Waktu pelaksanaan selama 7 jam mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

Skenario penyekatan mobilitas warga ini diambil berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Menurut dia, lonjakan kasus Covid-19 terjadi akibat mobilitas masyarakat yang tinggi.

" Kita ambil contoh, beberapa ruas jalan di daerah Senopati dan Kemang ada restoran atau kafe-kafe banyak yang kemudian nongkrong," kata dia.

 

4 dari 6 halaman

Operasi Yustisi Sebelum Jam 9 Malam

Penyekatan yang mulai dijalankan pukul 9 malam, kata Yusri, mempertimbangkan adanya pembatasan jam kegiatan maksimal pada jam tersebut. Selain itu, restoran maupun kafe diharuskan juga sudah diharuskan tutup operasional di jam tersebut untuk mencegah terjadinya kerumunan.

" Ini upaya kita untuk membatasi kerumunan, crowd, di situ yang bisa menyebabkan penyebaran Covid-19," kata dia.

Sementara pada jam sebelum pukul 21.00 WIB, nantinya polisi menggelar patroli. Jika didapati ada kerumunan, maka petugas akan melakukan pembubaran.

" Kita lakukan operasi yustisi di situ," kata dia.

5 dari 6 halaman

Ini Titik-titik Penyekatan di Ibukota

Sedangkan 10 titik yang akan disekat mulai malam nanti yaitu:

1. Bulungan,
2. Kemang,
3. Gunawarman,
4. Sabang,
5. Cikini Raya,
6. BKT,
7. Asia Afrika,
8. Kota Tua,
9. Boulevard Kelapa Gading,
10. PIK 2.

6 dari 6 halaman

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Polda Metro Jaya (@poldametrojaya)

Beri Komentar