Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Hampir semua orang punya gigi bungsu. Gigi ini biasanya baru tumbuh di usia 17-21 tahun, letaknya sangat ujung yakni di rahang bawah kanan kiri dan rahang atas kanan kiri. Karena muncul terakhir, geraham ini dijuluki gigi bungsu.
Dalam bahasa kedokteran, gigi bungsu disebut dengan gigi impacted atau dalam Bahasa Inggris sering disebut wisdom teeth. Kebanyakan orang tak menyadari efek setelah gigi geraham bungsu tumbuh.
Masalah yang sering muncul setelah adanya gigi bungsu adalah geligi yang berdesakan. Karena muncul paling akhir, gigi bungsu sering tak punya tempat cukup untuk tumbuh dengan wajar.
Alhasil, gigi susu mendesak geraham yang ada di depannya sehingga menyebabkan sakit gigi. Untuk mengatasinya, gigi bungsu yang baru tumbuh perlu dicabut.
Masalah lain seperti gigi bungsu yang tidak muncul sempurna pada gusi. Gusi yang menutupi gigi dapat menyebabkan sisa makanan dan bakteri berkumpul, akhirnya infeksi mencul di gigi bungsu dan menghasilkan rasa sakit.

Ciri gigi bungsu yang bermasalah biasa muncul rasa sakit di bagian bawah telinga dan terasa mendengung. Rahang menjadi kaku sehingga sulit membuka mulut dengan lebar, rasa nyeri muncul di bagian belakang mulut, kian meningkat seiring keluarnya gigi bungsu.
Sebelum timbul, gusi akan berwarna kemerahan, melunak, dan bengkak. Setelah itu, sakit kepala melanda bahkan yang paling fatal bisa menyebabkan tumor gigi.
Bila gejala itu terjadi, gigi bungsu perlu dicabut atau dioperasi. Namun kadang kala pertumbuhan gigi susu tidak menyebabkan nyeri dan berlubang, kemunculan gigi bungsu perlu diiringi dengan kebersihan mulut dan gusi yang sehat agar tidak perlu dicabut.
Pencegahan gigi bungsu dicabut adalah dengan cara membiasakan mengunyah makanan padat sejak anak mulai belajar makan. Kebersihan gigi juga perlu diperhatikan agar struktur gigi tak rusak.
Untuk menjaga kesehatan gigi, kamu perlu pasta gigi yang baik seperti Enzim Classic Mild. Pasta gigi ini dibuat tanpa detergen dan dengan rasa yang lembut. Mengandung enzim-enzim dan protein-protein yang berfungsi untuk memperkuat kerja protein-protein alamiah di dalam air ludah.

Efektif untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan, mengurangi bau mulut dan mencegah terjadinya gigi berlubang.
Di semua varian produk pasta gigi enzim terdapat kandungan enzim amyloglucosidase, glucose-oxidase dan lactoperoxidase. Ketiga komponen enzim tersebut akan berbaur dengan air ludah dan berperan dalam pembentukan hipotiosianat.
Hipotiosianat berfungsi untuk menghambat perkembangbiakan bakteri. Ayo rawat gigi bungsumu dengan Enzim Classic Mild, Sahabat Dream!
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya


Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking