Keluarga Marah Saat Kisah Robby Ramai di Medsos

Reporter : Amrikh Palupi
Rabu, 30 September 2015 14:02
Keluarga Marah Saat Kisah Robby Ramai di Medsos
"Kami sempat marah ketika ia mengunggah fotonya saat operasi ke Facebook dan ia menjadi sensasi media sosial. Menurut saya itu aib keluarga yang hanya kita sekeluarga yang tahu," kata Ayah Robby.

Dream - Kisah pria  bernama Robby Indra Wahyuda (27) yang meninggal dunia karena kanker laring akibat rokok, ingin menyerukan bahaya rokok sempat ditentang keluarganya. Setelah didiagnosa mempunyai penyakit kanker laring, Robby terus gencar menyuarakan ke masyarakat untuk menjauhi barang berbahaya tersebut.
 
Sayangnya, apa yang dilakukan pria 27 tahun itu justru membuat orangtuanya marah. Alasannya hal tersebut dianggap sebagai aib keluarga yang seharusnya mereka saja yang tahu. Apalagi saat Robby menceritakan kisahnya ke akun media sosial seperti Facebook (FB)
 
" Kami sempat marah ketika ia mengunggah fotonya saat operasi ke Facebook dan ia menjadi sensasi media sosial. Menurut saya itu aib keluarga yang hanya kita sekeluarga yang tahu," kata Ayah Robby, Elansyah Jamhari ditemui di peluncuran iklan layanan masyarakat tembakau, di gedung Anex Building, Jakarta, Selasa 29 September 2015.
 
Lanjut Elansyah, Robby ingin mengajak orang lain untuk tidak mengikuti jejaknya yang merokok usia muda. Juga agar tidak ada `Robby-Robby` lain yang menderita.
 
" Akhirnya saya sangat mendukung apa yang dilakukan anak saya. Ini adalah syiar yang baik untuk kawan-kawan di Indonesia," tambah Elansyah.
 
Setelah mengerti apa yang ingin dilakukan oleh putra keduanya tersebut. Akhirnya membuat Elansyah sadar dan mendukung penuh kampanye-kampanye Robby.
 
" Akhirnya kami mengerti apa yang ingin dicapai dan memberikan dukungan penuh atas usahanya. Keterlibatan kami dalam kampanye ini adalah bagian tugas kami untuk perjuangannya," tuturnya.
 
Keluarga berharap kisah Robby ini dapat mematahkan niat para perokok muda yang ingin memulai untuk merokok dan mengajak perokok, untuk berhenti merokok.
 
" Menyelamatkan nyawa mereka dan mencegah orang lain merasakan duka akibat kehilangan anak tersayang mereka karena penyakit yang ditimbulkan oleh rokok," tambahnya.
 
Kini, Kisah Robby Indra Wahyuda yang terkena kanker laring dan akhirnya meninggal dunia akibat rokok pun dijadikan iklan layanan masyarakat " bahaya akan rokok" oleh Kementerian Kesehatan. (Ism)
 

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary