Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Ilustrasi (Foto:Merdeka.com)
Dream - Bagi orang Indonesia nasi menjadi menu wajib saat makan. Tak ada nasi maka tak makan. Tak heran jika Indonesia menjadi negara lumbung padai dengan kualitas terbaik di dunia. Banyak anggapan bahwa nasi merupakan sumber karbohidrat terbaik bagi tubuh. Padahal dengan kentang atau umbi-umbian kita bisa jauh hidup lebih sehat.
Nasi bisa menjadi sumber tenaga bagi seseorang karena nasi mengandung serotonin yang menimbulkan rasa senang pada otak. Eits, jangan senang dulu, ternyata nasi tidak berkontribusi baik sepenuhnya loh untuk tubuh.
Jika Anda mengkonsumsi secara berlebihan, nasi akan menuntun Anda pada penyakit diabetes karena nasi memiliki kalori yang besar.
Sebelumnya telah dilakukan pada 229 wanita hamil di New Hampshire yang menyatakan bahwa ada racun yang terdapat pada nasi. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan sampel urin antara wanita yang mengkonsumsi nasi dan yang tidak mengkonsumsi nasi.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi nasi lebih dari satu setengah mangkok setara dengan 34 ons air yang mengandung arsenik. Dari temuan ini, masyarakat yang paling tinggi terkena resiko arsenik tertinggi adalah masyarakat Asia. Karena mereka mengkonsumsi nasi bisa lebih dari dua mangkok sehari.
Tingginya arsenik anorganik ini juga dikaitkan dengan meningkatnya resiko terkena kanker kandung kemih, kulit dan paru-paru serta penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe dua.
So, ladies, perhatikan pola makan Anda secara baik dan teratur. Jangan lupa imbangi dengan olahraga secara rutin agar tubuh terhindar dari penyakit. (Ism)
Yuk selengkapnya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun