Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Imgkid.com
Dream - Pada umumnya keputihan menjadi hal yang sering dikeluhkan para wanita. Tidak jarang dari mereka mengganggap ini adalah suatu penyakit.
Namun menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Ardiansjah Dara Sjahruddin, keputihan merupakan kondisi wajar untuk wanita.
"Keputihan itu bukan penyakit, melainkan suatu proteksi tubuh untuk membersihkan vagina serta melindunginya dari bakteri jahat yang menimbulkan alergi atau infeksi," kata Ardiansjah, Rabu 25 Februari 2015.
Ardiansjah mengatakan keputihan dikatakan penyakit bila cairan yang keluar memiliki ciri-ciri yang tidak normal. Keputihan dikatakan penyakit, bila cairan yang keluar itu berwarna, berbau dan kental.
"Organ intim didesain Tuhan sedemikian hebatnya, itu bisa membersihkan sendiri. Keputihan jadi bentuk upaya perlindungannya," ujar Ardiansjah.
Cairan yang tidak normal itu menurut Ardiansjah diakibatkan dari jamur dan bakteri sehingga dihimbau untuk lebih menjaga kebersihan Miss V.
Cairan dan sel yang keluar melalui vagina bisa berbeda warna dan konsistennya tergantung dari kondisi kebersihan daerah kewanitaan. "Apabila daerah kewanitaan bagian luar terinfeksi jamur, bakteri ataupun parasit maka infeksi keputihan bisa menjadi abnormal dan menjalar ke saluran kencing berisiko peradangan," jelas dia.
Menurut Ardiansjah, sebagai wanita yang selalu menjaga kebersihan daerah kewanitaan maka dapat memberikan efek kinerja kesehatan dan hubungan sensual yang prima, aman, bebas stres, bersih, segar, nyaman da percaya diri.
"Menjaga kebersihan itu sangat penting sekali, sebenarnya cukup dengan air mengalir saja. Tetapi kalau sudah ada indikasi medis atau peradangan produk pembersih organ intim bisa membantunya," tutup dia. (Ism)
Advertisement


Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan


Psikosomatis: Stres yang Bisa Memperburuk Penyakit Fisik, dari Tekanan Darah Tinggi hingga Eksim

Sarapan Pisang Saja Bikin Cepat Lapar? Ahli Gizi Bagikan 3 Cara agar Lebih Mengenyangkan

Tidak Punya Saham, Mengapa Tetap Perlu Peduli Saat IHSG Anjlok?