Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Nafas terasa panas dapat dialami siapa saja. Meski relatif mudah disembuhkan, tetapi tak setiap orang mengetahui penyebabnya.
Menurut Halo Sehat, pemicu nafas panas bukan berasal dari penyakit yang berasal di dalam tubuh. Ada beberapa penyebab yang memicu munculnya nafas panas tersebut.
Berikut di antaranya:
1. Kondisi udara
Udara yang terlalu lembab dan panas dapat menyebabkan nafas terasa panas di rongga hidung. Kondisi ini menjadi sinyal alami tubuh melawan hawa di sekitar.
Tubuh melawan dalam bentuk pertahanan diri atau sedang melindungi dirinya sendiri agar kondisi stamina dan suhu tubuh tetap stabil.
2.Aktivitas berat
Kegiatan yang mengandalkan kekuatan otot dan membutuhkan energi yang terus-menerus. Ini menyebabkan suhu tubuh naik dan detak jantung lebih cepat sehingga nafas terasa panas.
Kondisi ini menandakan tubuh sedang menjaga keseimbangan aliran darah, serta banyaknya energi yang dikeluarkan oleh tubuh saat aktivitas berlangsung.
3. Stres
Stres dapat menyebabkan sistem pernafasan beraksi lebih cepat, bahkan tidak terkendali. Sehingga, hormon adrenalin akan meningkat.
Detak jantung juga bereaksi tak beraturan. Kondisi ini mengganggu kelancaran sistem pernafasan mucul dengan gejala awal nafas terasa panas.

4. Penurunan daya tahan tubuh
Tubuh yang mengalami kelelahan luar biasa, mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh yang gejala awalnya berupa nafas terasa panas dan penurunan stamina secara cepat.
5. Pilek
Pilek diiringi dengan sakit kepala berkepanjangan, dapat menyebabkan kumpulan cairan terjebak dan mengendap di dalam rongga hidung dan tenggorokan, sehingga menyebabkan fungsi pernafasan tersendat.
6. Gondongan atau gondok (mumps)
Gondongan atau penyakit gondok, merupakan penyakit yang disebabkan karena serangan virus di area kelenjar parotid dan menyebabkan bengkak di leher.
7. Radang gusi
Gusi yang mengalami peradangan dan pembengkakan maka rasa nyerinya bisa meluas ke arah jaringan kepala, telinga dan bagian rahang sehingga mengganggu jalannya aliran darah.
Agar peradangan pada saluran nafas itu berkurang, kamu dapat mencoba berbagai obat yang ada. Selain itu kamu juga dapat mengonsumsi Larutan Penyegar Cap Badak yang diproses secara modern dengan teknologi Jerman.

Bahan-bahan alami Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar yang terkandung dalam produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi flu hingga sembelit.
Larutan Penyegar Cap Badak tersedia tanpa rasa dalam kemasan botol 200 mililiter dan 500 mililiter. Sedangkan kemasan kaleng 320 mililiter mempunyai tujuh varian rasa buah segar, jeruk, stroberi, melon, leci, jambu, anggur dan apel.
Ketahui manfaat ajaib lainnya di sini, guys!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya