Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Oksigen dibawa sel darah merah ke seluruh organ dan jaringan dalam tubuh kita. Sel tubuh memerlukan oksigen yang segar untuk dapat berfungsi optimal. Untuk itu dibutuhkan kadar oksigen sekitar 95 – 100 persen dalam darah.
Menurut laman kesehatan Mayo Clinic, jika kadar oksigen dalam darah kurang dari 80 persen, maka dapat menyebabkan kondisi hipoksemia, yang bisa membahayakan kesehatan tubuh.
Untuk mengoptimalkan penyerapan oksigen ternyata ada beberapa cara sederhana yang dapat kita lakukan. Berikut cara-cara yang dilansir dari situs Livestrong.com:
Latihan kardio selama 30-45 menit lima hari dalam seminggu
Menurut Universitas of Arizona, latihan kardio akan membuat jantung Anda memompa darah lebih cepat, yang akan meningkatkan aliran darah dan membuat paru-paru mengambil udara lebih banyak.

Berdasarkan situs Authentic Breathing, rambut pada hidung kita berfungsi menyaring udara yang masuk dari benda-benda yang dapat membahayakan paru-paru. Lapisan di dalam hidung juga berfungsi melembabkan udara yang masuk ke dalam paru-paru.
Selain itu bernapas melalui hidung juga menjaga keseimbangan antara jumlah karbon dioksida dan oksigen di dalam darah.

Jaga postur tubuh tetap tegak
Berdiri dan duduk dengan tegak ternyata dapat meningkatkan suplai oksigen ke dalam tubuh. Menurut situs Optimal Breathing, postur tubuh yang buruk dapat mengganggu pernapasan dan mengurangi jumlah oksigen yang masuk.
Jika Anda kerap duduk dalam waktu lama, ingat untuk memperhatikan postur tubuh Anda.
Selain tiga aktivitas di atas, Anda juga dapat menambahkan suplai oksigen dalam darah dengan menggunakan alat bantu kesehatan yang tepat.
Magma Jeju, alat bantu kesehatan berupa gelang yang dapat digunakan pria maupun wanita.

Penggunaan gelang Magma Jeju akan membantu memaksimalkan suplai oksigen dalam darah dengan cara mengaktifkan molekul air dalam darah sehingga terjadi duplikasi oksigen, memperbesar pembuluh kapiler sehingga darah mengalir lebih lancar, serta membantu mengeluarkan racun-racun yang menempel pada usus (terapi kolon).
Magma Jeju terbuat dari enam elemen istimewa, yakni:
1. Magma Stone, yang dijuluki Black Diamond dari Korea yg mengandung healing energy yang luar biasa
2. Titanium. Salah Satu logam mulia yang bersifat Hipoalergenik, Non toxic dan Anti Radiasi Elektro Magnetik
3. Stainless steel, baja anti karat kualitas terbaik 316L serta anti iritasi
4. Germanium, mineral yg menghasilkan ion negatif dan dipancarkan utk menduplikasi oksigen dalam darah
5. Bio Magnetic bermanfaat menangkal radikal bebas penyebab pengentalan darah
6. Far infrared rays mampu mendetoksifikasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?