Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Program medical tourism atau wisata kesehatan kini jadi daya tarik negara-negara yang memiliki fasilitas kesehatan mumpuni. Para turis dibujuk untuk datang bukan hanya untuk berwisata tapi juga menjalani pemeriksaan medis dengan suasana menyenangkan.
Salah satu negara yang gencar menggelar medical tourism adalah Malaysia. Daerah di Malayasia yang cukup terkenal dengan fasilitas kesehatannya adalah Penang. Banyak orang Indonesia yang berobat ke sana, melakukan medical check-up, hingga menjalani program IVF (in-vitro fertilization) atau bayi tabung.
Rupanya di Malaysia, teknologi kesehatan untuk program bayi tabung sudah sangat lengkap. Hal ini diungkapkan oleh Yazmin Nik Azman, Chief Commercial Officer Malaysia Healthcare Travel Council di Akmani Hotel, Jakarta Pusat, Rabu 15 Januari 2020.
" Kami ingin memberikan kemudahan kepada pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran buah hati untuk mengakses perawatan kesuburan melalui teknologi reproduksi berbantu (Assisted Reproductive Technology) di Malaysia," ujar Yazmin di Jakarta, Rabu 15 Januari 2020.
Menurut Yazmin, harga program bayi tabung di Malaysia relatif terjangkau. Selain itu, Malaysia memiliki 20 pusat perawatan kesuburan dan 5 di antaranya memiliki sertifikasi Reproductive Technology Accreditation Committee (RTAC).

Malaysia juga menjadi negara tujuan IVF pasangan dari Tiongkok, Vietnam dan Myanmar untuk menjalani program bayi tabung. Tahun ini, Malaysia sedang menggencarkan program 'Harapan Dua Garis' dari kampanye Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 (MyHT2020).
Program ini bertujuan membantu 12 pasangan suami istri asal Indonesia yang telah merencanakan kehamilan namun memiliki kendala infertilitas. Nantinya bakal diberikan fasilitas program bayi tabung secara gratis dengan persyaratan tertentu.
Program ini berjalan mendapat dukungan dari pusat perawatan kesuburan terkemuka, yaitu Mahkota Medical Centre di Malaka, Genesis IVF dan Island Hospital di Penang, Sunfert International Fertility Centre, TMC Fertility Centre, serta Alpha IVF di Kuala Lumpur.
Jika Sahabat Dream ingin mengikuti program tersebut secara cuma-cuma, bisa melakukan pendaftaran melalui Medicaltourismmalaysia.id
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes