6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Anak
Dream - Tidur siang memang sangat baik untuk anak-anak, terutama para balita. Saat tidur siang sel-sel tubuh akan melakukan perbaikan, termasuk memicu perkembangan sel otak secara maksimal.
Kebiasaan tidur siang anak biasanya berubah dan berkurang seiring pertambahan usia. Dalam 12 bulan pertama kehidupan bayi, bayi tidur siang sebanyak 5 hingga 6 kali. Memasuki usia 15 hingga 18 bulan, ia hanya akan tidur siang sebanyak 1 atau 2 kali.
Pada beberapa balita, ketika memasuki usia 2 tahun, biasanya durasi jam tidur siang berkurang atau bahkan tak tidur siang sama sekali. Ada juga yang ketika usia 3 tahun tak mau lagi tidur siang.
Bunda jangan risau. Perubahan pola ini wajar karena anak-anak yang semakin aktif dan keinginannya mengeksplorasi apa yang ada di sekitarnya semakin bertambah.
Tak masalah jika anak tidur siang, namun pastikan saat malam durasi tidurnya cukup dan berkualitas.
Lalu apa tanda-tanda si balita tak terlalu butuh tidur siang? Tandanya adalah ketika waktu tidur siang datang anak butuh waktu sangat lama untuk bisa tertidur. Si Anak biasa lebih lama berguling-guling atau berputar di kasur.
Kegelisahan tersebut karena tubuh si anak sudah sangat beradaptasi terhadap aktivitas anak sehari-hari. Tubuh anak juga cukup kuat untuk bertahan tidak tidur, jika aktivitasnya tak terlalu melelahkan. Apalagi jika durasi tidurnya saat malam lebih dari 8 jam.
tanda lainnya adalah jam tidur anak di malam hari yang terlalu larut. Anak yang baru terlelap di atas jam 21.00 atau bahkan 22.00 biasanya sangat sulit tidur siang. Kebiasaan tidur siang terlalu lama bisa memicu waktu tidurnya di malam hari menjadi sangat larut.
Tanda yang terakhir adalah ketika anak sama sekali tidak tidur siang, dan tak menunjukkan tanda-tanda rewel, mengamuk atau mengantuk sama sekali. Kondisi tersebut menandakan kalau anak tampaknya sudah " siap" untuk tak lagi tidur siang.(Sah)
(Sah/Sumber: Baby Sleep Site)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
