Tidak Semua Masker Bedah Efisien Menyaring Virus, Ini Bedanya

Reporter : Sugiono
Jumat, 17 April 2020 17:45
Tidak Semua Masker Bedah Efisien Menyaring Virus, Ini Bedanya
Sulit untuk mengatakan apakah masker bedah itu berkualitas atau tidak hanya dengan melihatnya.

Dream - Masker bedah telah menjadi alat kesehatan yang paling dicari selama wabah Covid-19. Berbagai cara pun dilakukan, hingga tingkat ekstrem, untuk mendapatkannya.

Namun perlu diiingat bahwa, meskipun masker bedah mungkin terlihat sama, tidak semuanya berkualitas. Hal ini akan memberi penggunanya rasa aman yang palsu.

Winthrop Wong, direktur perusahaan Malaysia, Wellchem Pharmaceuticals, mengatakan masker bedah yang digunakan di rumah sakit harus memenuhi standar Amerika atau Eropa.

Masker bedah harus punya kemampuan dalam hal bernapas, menyaring bakteri, dan menahan air. Tidak itu saja, masker bedah juga harus memiliki daya serap tinggi dan tidak mudah terbakar.

" Secara umum, tidak ada masker bedah palsu, hanya kualitasnya yang buruk. Sulit untuk mengatakan apakah masker bedah itu baik atau buruk hanya dengan melihatnya," katanya.

1 dari 4 halaman

Kriteria Masker Bagus dan Berkualitas

Menurut Wong, masker bedah yang berkualitas dan berfungsi dengan baik harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Lapisan paling luarnya harus tahan air.
  • Lapisan tengahnya, yang berfungsi menahan bakteri, tidak boleh berpori dan mudah rontok.
  • Lapisan paling dalamnya harus bisa menyerap kelembaban dari air liur, ingus dan droplet saat bersin atau batuk.

" Tujuan dari mengenakan masker bedah adalah untuk melindungi orang-orang di sekitar Anda, bukan untuk melindungi diri Anda sendiri," katanya.

" Karena itulah pemerintah selalu mengatakan masker bedah dipakai oleh orang yang sakit. Agar segala macam virus dan bakteri bisa disaring oleh masker bedah sebelum Anda membuangnya," tambah Wong.

2 dari 4 halaman

Menguji 6 Masker Bedah yang Ada di Pasaran

Bersama Wong, The Sunday Times menguji enam masker bedah dari berbagai merek yang tersedia di pasar Singapura.

Uji enam masker bedah.© World of Buzz

  1. Tanpa merek: Perusahaan taksi setempat membagikan masker biru ini kepada para pengemudi.
  2. Masker Sensi: Satu kotak berisi 50 masker yang dibeli dengan harga Rp 120 ribu dari seorang penjual keliling di Jakarta.
  3. Masker Golden Gloves: Satu kotak berisi 50 masker yang dibeli dengan harga Rp 110 ribu dari ABC Bargain Center di Bedok.
  4. Tanpa merek: Sekotak 50 masker dibeli dari pemasok medis lokal dengan harga Rp 240 ribu.
  5. Tanpa merek: Perusahaan taksi setempat membagikan masker putih ini kepada para pengemudi.
  6. Ultraguard: Masker bedah produksi Wellchem Pharmaceuticals.
3 dari 4 halaman

Harus Bisa Menyerap Kelembaban

Keenam masker menjalani uji serap namun lima di antaranya gagal karena mereka tidak bisa menyerap uap air.

Menguji masker bedah berkualitas atau tidak.© World of Buzz

Ini berarti, droplet pemakainya tidak akan terserap jika mereka batuk atau bersin. Satu-satunya masker yang mampu melewati uji serap adalah Ultraguard dari Wellchem Pharmaceuticals.

Saat membongkar bagian tengah masker, Wong menemukan dua di antaranya terlihat keropos, sementara yang satu memiliki lapisan penyaringan yang sangat tipis. " Ini tidak akan efektif dalam menjebak bakteri dan partikel," ujar dia. 

4 dari 4 halaman

Selalu Pastikan Pakai Masker Berkualitas

Masker juga menjalani uji api dan Wong menemukan, yang diberikan kepada pengemudi taksi mudah terbakar.

Namun lapisan terluar dari keenam masker lolos uji tahan air. Uji ini berguna dalam mencegah droplet yang terkontaminasi menyembur ke orang lain.

Karena itu pastikan Sahabat Dream mendapatkan masker bedah berkualitas bagus untuk memastikan kamu tetap terlindungi dan melindungi orang lain jika kamu sakit.

(Sumber: World of Buzz)

Beri Komentar