Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tenaga Musiman Haji Saat Mendapat Pengarahan Dari Kemenag Di Jeddah (Foto: Kemenag.go,id)
Dream - Anggota Komisi VIII DPR, Hasan Aminuddin, mengapresiasi kinerja mahasiswa Indonesia yang menjadi tenaga musiman (temus) saat gelaran haji. Dia pun mendorong Kementerian Agama agar menaikkan honor temus mahasiswa pada musim haji berikutnya.
" Kalau perlu, honor untuk temus mahasiswa itu bisa mencapai Rp100 juta untuk sekali tugas musim haji," kata Hasan.
Hasan menyaksikan langsung kinerja para temus mahasiswa dalam melayani jamaah haji. Hal itu baik selama di Madinah, Mekah, terutama Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
" Mereka membantu jemaah dengan sopan. Saat ada jemaah yang tersesat, mereka bersedia mengantar sampai hotel," ujar dia.
Hasan mengatakan, para temus mahasiswa itu biasanya berasal kampus-kampus di Arab Saudi dan negara-negara sekitarnya. Selain memiliki intelektualitas, para mahasiswa itu mahir berbahasa Arab.
Kemampuan itu penting untuk mendukung tugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Selama ini, PPIH Arab Saudi sudah merekrut ratusan temus. Mayoritas temus merupakan mukimin atau warga Indonesia yang tinggal dan bekerja di Saudi.
Honor yang diberikan kepada mereka sama, yakni 180 riyal per hari, setara Rp704 ribu. Untuk masa kerja selama 75 hari, temus bisa mendapat honor sebesar Rp60 juta.
Menurut Hasan, tambahan honor itu akan berguna bagi para temus mahasiswa yang sedang menuntut ilmu. " Hitung-hitung ini apresiasi negara kepada anak-anak muda yang menjadi aset bangsa," kata dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya