Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Kloter terakhir jemaah haji Indonesia dijadwalkan tiba di Arab Saudi pada Kamis, 16 Agustus 2018. Menjelang akhir kedatangan tersebut, pendaratan di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, semakin padat.
Hingga Rabu, 15 Agustus 2018, sebanyak 199.329 jemaah Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Khusus hari ini, sebanyak 450 jemaah haji dari Kloter 82 Embarkasi Surabaya tiba di Jeddah pukul 09.15 waktu Saudi, disusul Kloter 93 Embarkasi Solo dengan 360 jemaah.
Enam kloter lainnya menyusul hingga pergantian jadwal petugas haji Indonesia pada pukul 20.30 waktu Saudi. Jeda kedatangaan paling lama berkisar antara dua jam dengan beberapa pendaratan yang berjarak hanya 15 menit satu sama lain.
Shift dua dimulai dengan kedatangan Kloter 94 Embarkasi Jakarta-Bekasi pada pukul 21.35 waktu Saudi, kemudian ditutup empat pendaratan selanjutnya dengan Kloter 96 Embarkasi Jakarta-Bekasi pada Kamis pagi, 16 Agustus 2018.
Seorang jemaah asal Cilacap, Rohmi, yang datang bersama Kloter 94 Embarkasi Solo mengaku tetap bersyukur meski masuk kloter terakhir yang tiba di Saudi.
" Ya bagaimana lagi, katanya memang sudah diundi dari seluruh Indonesia,: kata Rohmi di Bandara King Abdulaziz, Jeddah.
Rohmi berrencana beristirahat di Madinah selepas menjalani puncak ibadah haji pekan depan.
Jemaah haji lain, Saban Adi Sukarto, tak mempersalahkan tiba sebagai kloter terakhir. " Cuma lama nunggunya saja," kata dia.
Pria yang berprofesi sebagai petani itu mengharapkan bisa melaksanakan puncak ibadah haji dengan lancar. Dia ingin nantinya bisa menjalankan ibadah arbain di Masjid Nabawi, Madinah.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci