AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Ilustrasi (Sumber: Http://rumahukm.com/)
Dream - Puluhan mahasiswa Jepang antusias mendapat kesempatan belajar membatik.
Kesempatan langkah ini diperoleh mahasiswa Jepang saat mengikuti workshop batik bertema " Experience The Wonderful of Indonesia Through Batik Workshop yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata di Bunka Gakuen University, Tokyo pada Kamis, 26 November 2015.
Kegiatan semacam ini diharapkan dapat mengangkat batik ke panggung dunia. Hingga ke depannya bisa lebih dikenal dan diapresiasi oleh para perancang busana mancanegara.
Kegiatan workshop dipandu perancang batik asal Pekalongan Aditya Yusma. Sehingga para peserta dapat menanyakan teknik membatik langsung kepada ahlinya.
Tak hanya membatik, para mahasiswa peserta workshop juga mempelajari sejarah dan motif-motif batik serta melihat busana batik rancangan Sanggar Aditya yang dikenakan para model.
" Mereka diajari mulai dari proses mencanting dan pewarnaan dengan proses mencolet," kata Kepala Seksi Festival, Seni dan Budaya Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata Dody Prianto di Tokyo.
Sementara itu, pimpinan Bunka Gakuen University Endo Hajime mengatakan batik sudah dikenal di Jepang dengan sebutan " Jawa Sarasah" . Sebelumnya proses pembuatan batik pun sudah dilakukan di Jepang. Namun diakuinya, kegiatan semacam itu sudah mulai berkurang.
" Melalui workshop ini akan bisa dibandingkan proses pembuatan batik yang dilakukan di Jepang dan di Indonesia," tuturnya.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli