Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream – Apakah anak Sahabat Dream sulit makan? Kamu tidak sendirian, bahkan banyak orangtua merasa frustrasi ketika anak mereka menunjukkan keengganan atau picky eater saat makan.
Tidak jarang orangtua menjadi uring-uringan saat menghadapi anak yang susah makan. Mereka memaksa anak-anaknya untuk makan, bahkan menggunakan kekerasan. Cara ini justru malah membuat anak takut dan semakin sulit makan.
Sahabat Dream tidak perlu panik, sebab banyak trik untuk membantu mengatasi tantangan ini, salah satunya dengan penerapan Feeding Rules. Pendekatan ini menekankan pada kebersamaan dan interaksi positif selama proses makan.
Feeding Rules didasarkan pada prinsip-prinsip penting seperti konsistensi, kesabaran, dan memberikan kebebasan pada anak untuk mengontrol sebagian proses makan. Cara ini dapat mengubah pengalaman makan anak yang sulit menjadi momen yang lebih menyenangkan dan bermanfaat.
Berikut adalah beberapa tips untuk menerapkan Feeding Rules yang baik sesuai saran dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI):
Menentukan jadwal makan yang konsisten akan membantu anak mengembangkan rutinitas dan ritme makan yang sehat. Cobalah untuk memberikan makanan pada waktu yang sama setiap hari.
Contoh:
Tetapkan jadwal sarapan pada pukul 7 pagi, makan siang pada pukul 12 siang, dan makan malam pada pukul 6 sore.

2. Hindari mengalihkan perhatian anak saat makan
Jauhkan perangkat elektronik, mainan, atau benda lain yang dapat mengalihkan perhatian anak saat makan. Fokuskan perhatian pada makanan dan interaksi positif di sekitar meja makan.
Contoh:
Pastikan meja makan bebas dari telepon genggam atau televisi yang dapat mengganggu perhatian anak selama makan.
Berikan kebebasan pada anak untuk mengontrol sebagian proses makan dengan membiarkannya memilih berapa banyak makanan yang ingin dimakan. Jangan memaksa anak untuk menghabiskan semua makanan di piringnya.
Contoh:
Anak kamu bisa memilih sendiri berapa banyak nasi, sayuran, atau daging yang ingin mereka makan.

4. Sediakan makanan yang seimbang dan beragam
Pastikan menyajikan makanan yang kaya akan nutrisi dan beragam jenisnya. Perkenalkan buah, sayuran, protein, biji-bijian, dan produk susu yang sehat dalam menu makanan anak.
Contoh:
Siapkan piring makan yang berisi sayuran berwarna-warni, daging atau ikan sebagai sumber protein, dan nasi atau roti sebagai sumber karbohidrat.
Jika anak menunjukkan keengganan terhadap makanan baru, tetaplah sabar dan terus mencoba. Berikan waktu dan kesempatan pada anak untuk mencoba makanan baru. Dalam beberapa kasus, anak mungkin perlu mencoba makanan baru beberapa kali sebelum mereka mau menerimanya.
Contoh:
Jika anak menolak makan sayuran, tetap tawarkan secara konsisten dan cobalah memasaknya dengan cara yang berbeda atau mencampurnya dalam hidangan yang disukai anak, seperti sup atau puree sayuran.
6. Ciptakan suasana makan yang positif
Jadikan makanan momen yang menyenangkan dan santai. Bicaralah dengan lembut, berikan pujian pada anak saat mereka mencoba makanan baru, dan berikan contoh positif dengan menikmati makanan bersama mereka.
Contoh:
Bicaralah dengan riang dan positif tentang makanan, berikan pujian saat anak mencoba makanan yang baru, dan ajak anak berbicara tentang hal-hal menyenangkan selama waktu makan.
Untuk memastikan anak tetap merasa lapar saat waktu makan tiba, batasi konsumsi camilan dan minuman manis di antara waktu makan utama. Camilan sehat seperti buah segar, kacang-kacangan, atau yogurt bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Tulisan ini merupakan kolaborasi Dream.co.id dengan Komunitas Ibu Punya Mimpi (IPM). Untuk tulisan di atas adalah karya Sry Lestari Samosir.
Kirimkan info kegiatan komunitas kamu ke komunitas.dream@kly.id, den
1. Lampirkan portfolio/ceritakan tentang komunitas kamu
2. Sertakan link blog/akun media sosial
3. Berikan alasan komunitas kamu ingin berkolaborasi dengan Dream.co.id
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an