Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Philip Morgesed Mengepang Rambut Putrinya, Emma
Dream - Tugas menata rambut anak perempuan, cenderung dianggap sebagai tugas ibu. Menguncir, menyisir hingga memilih jepitan yang sesuai dengan pakaian. Ayah pasti akan sangat gagap jika mengerjakan 'tugas' tersebut.
Tapi tidak dengan Philip Morgese. Iai justru sangat andal dalam menata rambut putri satu-satunya, Emma. Morgese menjadi orangtua tunggal sejak usia Emma 1 tahun. Segala kebutuhan dan keperluan Emma, ia yang menanganinya sendiri, termasuk menata rambut.
Awalnya Morgese memang tak bisa sama sekali menguncir rambut putrinya dengan rapi, apalagi membuat kepang dan memadukan berbagai aksesori rambut. Tapi ia tak mau menyerah begitu saja. Ia tetap berusaha menata rambut Emma.
Sampai akhirnya ia tahu ada produk hair gel yang bisa membuat rapi rambut putrinya untuk lebih mudah ditata. Morgese awalnya menata dengan kuncir kuda, kemudian kepang, lalu makin lama ia makin andal menata rambut Emma.
" Pada 2015 aku dan Emma kemudian berdiskusi bagaimana kalau menularkan kemampuan ini pada banyak para ayah lainnya. Mereka pasti memiliki masalah yang sama denganku, tak bisa menata rambut anak perempuannya," ujar Morgese.

Ia pun membuka kelas yang diberi nama Daddy Daughter Hair Factory. Kelas ini diperuntukkan untuk para ayah secara gratis, bukan hanya yang berstatus orangtua tunggal tapi siapa pun yang ingin terlibat aktif dalam mengurus putri kesayangannya, termasuk menata rambut mereka.
" Ini bukan tentang keahlian mengepang tapi tentang membuat ikatan," ungkap Morgese.
Saat ini sudah 34 kelas dibuatnya secara gratis di berbagai negara bagian di Amerika Serikat. Total sudah lebih dari 300 ayah mengikuti kelas ini.
Sumber: People
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol