AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Tahu. (Source: Pexels)
Dream - Tahu merupakan sumber protein nabati yang lezat, mudah ditemukan, maupun diolah. Kamu bisa mengonsumsinya dengan cara direbus atau dibuat seperti salad.
Bahkan, kamu pun bisa memilih beragam olahan tahu yang lezat dan sehat. Ternyata, tahu tidak hanya bisa menjadi sumber protein nabati.
Kamu pun bisa mendapatkan berbagai manfaat kesehatan ketika mengonsumsi tahu seperti yang dilansir dari Eat This berikut ini.

Bahan dasar pembuatan tahu, kacang kedelai mengandung zat kimia, yaitu isoflavon yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaatnya adalah menurunkan tekanan dan memperlancar peredaran darah.
Menurunkan risiko kanker payudara
Isoflavon pada tahu juga terbukti bisa memberikan efek positif pada kanker payudara. Penelitian pada 2017 membuktikan bahwa sebanyak 6.235 perempuan yang mengidap kanker payudara dan menjalani diet tinggi isoflavon mengalami penurunan risiko kematian sebanyak 21 persen.
Tahu merupakan sumber protein sehat dengan kadar lemak dan karbohidrat yang rendah. Sebanyak 3 ons tahu rata-rata mengandung 9 gram protein, 4 gram lemak, 3 gram gula, dan 15 miligram sodium. Sehingga, kamu bisa menjadikannya pilihan yang sehat ketika tidak ingin mengonsumsi daging.
Meningkatkan kadar zat besi
Zat besi tidak hanya bisa didapatkan pada daging merah. Mengonsumsi tahu juga bisa meningkatkan kadar zat besi dalam darah.
Terdapat 3,28 miligram zat besi pada 3 ons daging merah. Sedangkan setengah cangkir tahu mengandung 3,35 miligram zat besi.
Jadi, kamu bisa mengonsumsinya ketika kurang darah (anemia), lemah otot, merasa lelah, atau mengalami infeksi.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli