Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mengalami Gangguan Kecemasan. (Source: Shutterstock)
Dream – Gangguan kesehatan mental semakin meningkat, terutama sejak pandemi. Biasanya, hal tersebut ditandai dengan perasaan khawatir, cemas, atau takut hingga mengganggu produktivitas sehari-hari.
Saat ini, setiap orang lebih mudah berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater yang berbagi informasi lewat media sosial mengenai kesehatan mental.
Salah satunya adalah Kiaundra Jackson, LMFT, yang baru-baru ini berbagi melalui TikTok tentang gejala kecemasan yang tidak biasa namun mungkin dialami seseorang:
1. Gangguan pencernaan: Gejala ini meliputi bersendawa, mulas, dan buang angin.
2. Telinga berdengung: Biasa disebut dering hantu, tanda-tandanya ialah telinga berdengung, berdering, atau mendengarkan kicauan.
3. Sensasi terbakar: Beberapa orang biasanya merasakan sensasi terbakar di kulit, bibir, atau bahkan mata.

Dilansir Popsugar Jackson menjelaskan bahwa untuk dapat mendiagnosis kecemasan, seseorang harus memiliki gejala yang diuraikan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM).
Gejala ini termasuk khawatir, terlalu banyak berpikir, sulit berkonsentrasi, mudah marah, kelelahan, dan sesak nafas. Psikiater atau dokter lainnya akan membantu pasien dengan diagnosis resmi menggunakan DSM.
Jackson menjelaskan bahwa gejala-gejala tertentu tidak cukup untuk menjamin diagnosis kecemasan resmi, tetapi akan terjadi bersamaan dengan gejala kecemasan yang khas. Meski jarang, ketiga gejala di atas masih bisa terjadi untuk itu Jackson ingin memberikan perhatian kepada mereka.
Jika kamu menderita gejala kecemasan ini, kamu tidak sendirian. Jackson menyarankan agar mencari bantuan profesional untuk mengatasinya lebih efektif.
Bila perlu, dokter akan meresepkan obat untuk membantu mengelola gejala yang tidak nyaman dan terkadang melemahkan.
Laporan: Elyzabeth Yulivia
Advertisement

Gen Z, Milenial, Gen X, dan Baby Boomer Punya Standar Berbeda soal Keren, Mengapa Muncul Perbedaan?

Sama-Sama Kurang Tidur, tetapi Ada yang Tetap Segar dan Ada yang Lemas? Studi Ungkap Penyebabnya

Bagaimana Fosil Terbentuk? Proses Jutaan Tahun yang Mengawetkan Jejak Kehidupan Purba

Tidak Punya Saham, Mengapa Tetap Perlu Peduli Saat IHSG Anjlok?

Rajin Olahraga Sejak Kecil Bisa Bikin Tubuh Lebih Hemat Energi Saat Dewasa, Studi Ungkap Alasannya

Waspada! 4 Ciri Pesan Penipuan Online yang Sering Bikin Korban Panik dan Kehilangan Uang
