Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Beraktivitas Di Bawah Sinar Matahari. (Source: Shutterstock)
Dream - Walau pasien kanker kulit di Indonesia relatif lebih sedikit dibandingkan jenis kanker lainnya, bahaya paparan sinar matahari yang menyebabkan penyakit tersebut tidak bisa diabaikan. Kamu tetap harus melakukan pencegahan, minimal dengan menggunakan tabir surya.
Kanker kulit di sejumlah negara telah menjadi salah satu penyebab kematian yang menyerang banyak orang. Terutama, di daerah tropis seperti Indonesia dan Amerika.
Selain tabir surya, upaya pencegahan lain bisa dilakukan dengan terlebih dahulu mengetahui penyebab kanker kulit. Setelah memahaminya, kamu bisa mulai melakukan berbagai cara untuk mencegah terpapar kanker kulit.
Dilansir dari Eat This, berikut kebiasaan yang bisa meningkatkan potensi penyakit tersebut.

Foto: Shutterstock
Tidak sedikit orang yang belum menggunakan tabir surya secara rutin. Padahal, perlindungan tabir surya sangat diperlukan untuk mencegah kanker kulit akibat paparan sinar UV dari matahari maupun sumber cahaya buatan.
Untuk mendapatkan perlindungan optimal, kamu juga harus mengaplikasikannya setiap 2-3 jam sekali. Pasalnya, tabir surya akan oksidasi atau menguap maupun luntur akibat keringat dan air.

Foto: Shutterstock
Selain penggunaan tabir surya, kamu juga harus menggunakan pakaian tertutup untuk mengoptimalkan perlindungan kulit terhadap sinar matahari maupun sumber cahaya buatan. Kamu pun bisa menggunakan aksesoris seperti masker, kacamata anti radiasi, sepatu, dan kaos kaki untuk menghindari paparan sinar matahari.
3. Salah Pilih Tabir Surya
Jika ingin perlindungan optimal terhadap dampak buruk sinar matahari dan sumber cahaya buatan, pilih tabir surya yang berlabel ‘broad-spectrum’, memiliki SPF minimal 30, dan PA+++. Lalu, gunakan 2 jam sekali ke seluruh permukaan kulit yang tidak terlindungi pakaian atau aksesoris.

Foto: Pexels
Paparan sinar matahari pada pukul 10 pagi hingga 4 sore sangat kuat dan berbahaya bagi kesehatan kulit. Jadi, hindarilah aktivitas di luar ruangan di waktu tersebut atau gunakan tabir surya dengan perlindungan yang cukup untuk melindungi kulitmu dari potensi kanker.
5. Terpapar Bahan Kimia Tertentu
Beberapa jenis bahan kimia seperti arsenik dan tar batubara mampu meningkatkan potensi terkena kanker kulit. Jadi jika berada di lingkungan yang penuh dengan bahan kimia tersebut, pastikan kamu menggunakan perlindungan tepat terhadap kulit maupun tubuh.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya