Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Kondisi rambut seringkali memburuk saat musim hujan. Kerontokan, bercabang, kusut, hingga kering merupakan kondisi yang kerap terjadi.
Mungkin Sahabat Dream telah merawat rambut lebih ekstra. Tapi, tak jarang kita melakukan hal yang sebenarnya tidak dianjurkan dan bisa merusak rambut.
Dilansir Boldsky.com, berikut beberapa hal yang tidak seharusnya dilakukan dan bisa merusak rambut.
Rambut akan lebih lama mengering di musim hujan. Oleh karena itu, beberapa orang tidak bisa menunggunya dan menyisir rambut ketika basah.
Padahal, hal ini bisa membuat rambut patah dan rontok karena kulit kepala lebih rentan saat basah. Jadi sebelum menyisir, pastikan rambutmu telah mengering dan gunakan sisir yang tidak terlalu rapat.

Menggerai Rambut
Menggerai rambut akan membuatnya lebih banyak terkena cuaca dingin dan mengering. Akibatnya, rambutmu akan lebih mudah kusut. Tata rambutmu dengan cara diikat atau dikepang.
Keluar rumah saat rambut basah sama berbahaya dengan menyisirnya. Rambutmu akan mudah patah ketika terpapar udara dingin. Jadi, pastikan rambut telah mengering dan terikat ketika keluar rumah.

Terlalu Banyak Menggunakan Alat Penata Rambut
Alat penata rambut seperti hair dryer dan catokan akan membuatnya lebih cepat kering serta indah. Tapi, tampilan rambut yang indah tidak akan bertahan lama.
Kedua proses penataan rambut ini akan membuatnya kering dan rusak. Jadi, hindari penggunaan alat penata rambut dan keringkan atau tata rambutmu secara alami.
Mandi menggunakan air hangat atau panas sangat berbahaya bagi kulit. Ini akan membuat kelembapan kulit kepala berkurang dan rambutmu akan mengering serta kusut.

Dream - Menata rambut memang butuh perjuangan. Kamu tidak hanya sekadar mengubah bentuk atau memotongnya saja. Sahabat Dream juga perlu merapikan anak rambut yang seringkali muncul dan mengganggu penampilan.
Merapikan anak rambut ini tidak mudah. Perlu ketelatenan sekaligus kesiapan untuk merawatnyanya.
Nah, berikut ini tips dan trik oleh penata rambut Justine Marjan yang dilansir dari Makeup.com, yuk simak!
Menjaga Kelembapan dan Kesehatan Rambut
Jika anak rambutmu mulai muncul dan rambut terasa kusut, mungkin hal tersebut disebabkan oleh cuaca dingin serta kering.
Menjaga kelembapan rambut adalah solusinya. " Cara mencegah munculnya anak rambut bergantung pada tipe dan tekstur, tapi secara keseluruhan, produk yang dapat melembapkan dapat memenuhi kebutuhanmu," katanya.
Gunakan sampo, conditioner dan masker rambut yang mampu melembapkan. Atau bersihkan rambutmu dengan cuka apel dan bilas menggunakan air dingin.
" Ini akan menutup lapisan kutikula dan mengatasi rambut patah" .
" Semakin panas alat penata rambut, semakin bagus hasilnya. Teori ini adalah mitos," ujar Marjan.

Jika terlalu palas, alat penata rambut bisa menyebabkan kerusakan. Gunakan alat penata rambut yang tidak terlalu panas dan bisa mempertahankan gaya rambutmu.

Jika sudah melakukan tips dan trik di atas namun anak rambutmu masih bermunculan, gunakan hairspray. Sisir rambut hingga rapi dan anak rambutmu tidak akan mengganggu penampilan.
" Sarung bantal berbahan katun bisa menyebabkan rambut kusut dan bercabang ketika tidur," ungkap Marjan. Ia menyarankan memakai sarung bantal berbahan sutra agar kelembapan rambut tidak terserap dan menjaga gaya rambutmu.

Sedangkan untuk handuk, ia merekomendasikan bahan mikrofiber atau memakai bekas pakaian berbahan katun agar tidak terlalu kasar untuk mengeringkan rambut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya