Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Kenikmatan sebuah hubungan intim akan semakin terasa saat kedua pasangan memiliki ketertarikan satu sama lain. Jika tidak, hubungan seksual akan terasa hambar, membosankan, dan lama kelamaan hanya melelahkan.
Gelora asmara biasanya akan memudar saat usia pernikahan sudah tak muda lagi. Masa romantas di awal pernikahan mendadak saja hilang karena berbagai faktor. Hal ini bisa saja terjadi pada semua pasangan.
Penyebab hilangnya gairah berhubungan di antara pasangan juga berbeda-beda. Dilansir dari Times of India, berikut penyebab hilangnya ketertarikan pasangan untuk berhubungan intim.

Stres dan kondisi mental yang kurang stabil sangat berpengaruh pada hubungan intim suami istri. Tidak hanya berpengaruh pada ketertarikan untuk melakukannya, tapi juga kepuasan saat berhubungan seksual.

Saat lelah, kita cenderung malas melakukan segala hal, termasuk berhubungan intim. Meski ingin melakukannya, namun kamu tidak menjamin pasanganmu tidak kelelahan secara fisik maupun mental.
Kamu membutuhkan energi secara fisik dan mental untuk melakukan hubungan yang memuaskan bersama pasangan. Jika kelelahan, hal ini akan menghilangkan ketertarikan serta kepuasan aktivitas seks.

Masalah dengan pasangan memberi dampak besar pada aktivitas hubungan intim kamu. Apalagi, jika masalah yang dihadapi cukup besar dan membuatmu kurang tertarik pada pasangan.

Terkadang, hilangnya ketertarikan melakukan hubungan juga disebabkan hormon yang tidak seimbang. Ketidakseimbangan hormon estrogen, progesteron serta testosteron dapat mengurangi libido dan energi untuk berhubungan intim.

Rasa sakit saat berhubungan intim bisa membuatmu enggan melakukannya lagi dengan pasangan. Hubungan harus memuaskan, sehingga kamu akan kehilangan ketertarikan ketika merasa sakit.

Kamu harus percaya diri dengan tubuhmu ketika ingin berhubungan intim. Jika tidak, kamu akan sibuk mengkhawatirkan penampilanmu saat berhubungan dan tidak tertarik melakukannya.
(Sumber: Times of India)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya