Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ramadan sudah di depan mata! Meskipun bulan ini paling baik dihabiskan untuk fokus memenuhi kewajiban ibadah dan berkumpul bersama orang-orang tercinta, tapi Ramadan juga bisa menjadi salah satu momen terbaik untuk traveling lho!
Tapi tentunya, melakukan perjalanan saat bulan puasa memiliki banyak tantangan karena itu dibutuhkan persiapan ekstra dalam segala hal. Mulai dari fisik, mental hingga perbekalan yang akan dibawa.
Nah, berikut ini beberapa tips penting yang perlu diingat oleh kamu yang ingin traveling selama Ramadan. Yuk disimak!
1. Pilih tujuan yang tepat
Jika kamu traveling hanya untuk bersenang-senang selama bulan Ramadan, mengapa tidak bepergian ke negara muslim untuk mengalami seperti apa rasanya Ramadan di sana.
Kamu tidak hanya bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana budaya yang berbeda dalam merayakan Ramadan, tapi akan lebih mudah bagi kamu untuk menjalani puasa karena berada di antara orang-orang yang berupasa juga.
Atau, sebaiknya kamu pergi ke suatu tempat dimana hari-hari lebih pendek dan cuaca lebih dingin. Dengan demikian kamu bisa menjalani puasa dengan nyaman.
2. Rencanakan jadwal kamu
Merencanakan jadwal kamu sangat penting selama bulan Ramadan. Mulai dari rincian perjalanan untuk check-in, cobalah mengatur jadwalmu dengan mempertimbangkan kapan harus memulai dan mengakhiri puasa sepanjang hari.
Ingatlah jangan terlalu banyak beraktivitas yang melelahkan, pilih satu atau dua atraksi saja yang ingin kamu saksikan di tempat tujuan.
Sebaiknya, kunjungi tempat-tempat yang bermanfaat bagi kamu secara rohani, seperti masjid-masjid lokal atau melihat-lihat kehidupan muslim setempat.
Periksa waktu sholat sehingga kamu dapat mengerjakan tepat waktu meski saat traveling. Jika kamu mengunjungi negara muslim, penting untuk dicatat bahwa kehidupan sehari-hari berubah secara dramatis selama bulan Ramadan. Jadi jam kerja mungkin akan berbeda. Karena itu pastikan akomodasi, trabsportasi, pemesanan tur, dan restoran sebelum kedatangan agar perjalananmu lancar.
3. Mencari masjid dan komunitas muslim
Jika memungkinkan, cobalah untuk terhubung dengan masjid lokal dan komunitas muslim di daerah tujuan. Inilah saat terbaik untuk benar-benar mengalami keberagaman dalam Islam. Banyak negara seperti Inggris, Australia dan Malaysia, menyediakan tempat khusus bagi para wisatawan yang ingin mampir menikmati makanan hangat untuk berbuka puasa.
4. Persiapan untuk Sahur dan Iftar
Terkadang makanan halal bisa sulit ditemukan, tergantung kemana tujuan travelingmu. Dan ini bisa menjadi masalah serius bagi mereka yang seharian berpuasa.
Pastikan kamu melakukan riset terlebih dulu melalui google atau media sosial, mengenai tempat-tempat yang menyediakan makanan halal. Kamu juga bisa mempersiapkan makanan-makanan ringan untuk dibawa sebagai perbekalan. Jangan lupa pastikan tanggal kadaluarsanya.
Jika kamu pergi ke negara muslim, mencari tempat untuk berbuka puasa mungkin tidak menjadi masalah, tapi untuk sahur kamu perlu berjaga-jaga. Persiapkan makanan untuk sahur. Beli saja beberapa makanan yang simpel tapi mengenyangkan seperti roti dan yogurt untuk dikonsumsi jika tiba-tiba kamu tak menemukan tempat untuk makan sahur.
5. Informasikan kebutuhan kamu
Saat dalam penerbangan, informasikan kepada petugas jika kamu membutuhkan apapun. Misalnya, saat mereka membagikan makanan berbuka tetapi kamu harus sholat, mintalah pada petugas untuk menyimpan sementara makananmu hingga kamu selesai beribadah.
Kemudian saat di hotel, kamu bisa meminta staf front office untuk membangunkanmu saat waktu sahur lewat telepon. Bagi beberapa orang, ini lebih efektif ketimbang menggunakan alarm.
6. Banyak berdoa
Doa seorang musafir akan selalu dijawab oleh Allah. Apalagi jika musafir yang berpuasa. Karena itu, traveling saat Ramadan bisa menjadi kesempatan emas bagi kita untuk memperbanyak doa.
Saat kita traveling, jauh dari kenyamanan rumah dan orang-orang terkasih, tentu akan semakin menyadari ketergantungan kita pada Allah. Di situlah kesempatan kita untuk merenung dan semakin mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta.
(Sumber: havehalalwilltravel.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya