Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
�© MEN
Dream – Hasrat belanja begitu tinggi, saat si kecil masih di perut. Segala macam perlengkapan bayi dan anak rasanya ingin diboyong ke rumah.
Hal tersebut memang sangat wajar karena sebagai orangtua kita selalu ingin memenuhi kebutuhan si kecil. Sebelum berbelanjang, penting untuk membuat daftar barang yang dibutuhkan.
Setelah itu, lakukan lagi sortir lebih ketat, terutama soal keamanan. Beberapa barang bayi yang lazim digunakan, rupanya menyimpan bahaya.
Jangan sampai nantinya malah menimbulkan kecelakaan pada buah hati. Beberapa barang ini sebaiknya tak perlu dibeli karena bisa menimbulkan bahaya dan tak direkomendasikan.
© shutterstock.com
Baby walker bagi sebagian besar orangtua jadi barang yang harus dibeli, karena dianggap dapat membantu anak belajar berjalan. Faktanya, baby walker merupakan salah satu produk bayi yang berbahaya.
Sudah banyak sekali penelitian yang membuktikan jika baby walker bisa membuat si kecil mengalami cidera. Walaupun tidak akan menimbulkan cidera besar, namun cidera seperti jari terlindas hingga terjatuh sering terjadi.
© pixabay.com
Produk bayi yang berbahaya selanjutnya adalah mainan gantung di mobil. Untuk membuat si kecil nyaman berada di dalam mobil, terkadang para orangtua meletakkan beberapa mainan gantung. Tujuannya cukup sederhana yaitu agar sang anak merasa terhibur sepanjang perjalanan.
Sayangnya, tujuan baik tersebut bisa berubah menjadi sebuah tragedi. Mainan gantung sangat rawan ditarik oleh sang anak, dan hal tersebut memungkinkan mainan gantung mengenai wajahnya. Lebih buruknya lagi apabila mainan tersebut terbuat dari bahan tajam yang bisa menimbulkan luka hingga berdarah.
© pixabay.com
Tidak semua mainan anak akan aman digunakan oleh bayi. Terdapat beberapa mainan cenderung membahayakan si kecil. Salah satunya adalah mainan yang menggunakan baterai di dalamnya.
Memang, mainan jenis ini bisa membuat si kecil merasa terhibur. Sayangnya, risikonya juga sangat tinggi. Pada usia balita, anak cenderung akan memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya. Jika secara tidak sengaja baterai tersebut bisa menimbulkan efek mematikan.
© pixabay.com
Sama seperti sebelumnya, mainan yang berukuran kecil sangat rawan masuk ke dalam mulut si kecil. Tidak hanya itu saja, bagian mainan yang berukuran sangat kecil bisa dengan mudahnya tersangkut di hidung sang anak.
Sebenarnya, tidak masalah membelikan berbagai macam jenis permainan untuk si kecil. Asalkan ketika sedang bermain, si kecil tetap di dalam pengawasan orangtua. Bagi anak di usia balita sebaiknya jangan membelikan mainan yang memiliki ukuran sangat kecil untuk menghindari segala risiko.
© shutterstock.com
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat mengatakan bahwa penyangga posisi tidur bayi dapat berbahaya bagi si kecil. Pernyataan tersebut membuat penentu posisi tidur bayi masuk ke dalam deretan . produk bayi yang berbahaya.
Lantas, bagimana bisa berbahaya? Penyangga posisi tidur bayi mampu menyebabkan tubuh si kecil menjadi lemas hingga mati rasa. Kondisi ini bahkan mampu membuat si kecil mengalami kematian mendadak. Seperti yang dicatat oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, setidaknya sejak tahun 1997 terdapat 13 bayi yang meninggal ketika berbaring di posisi tidurnya.
© shutterstock.com
Memiliki box bayi, sering kali para orang tua memberikan pelindung di setiap sisi kasur. Tujuannya sederhana agar bagian tubuh si kecil tidak bisa terjebak di antara celah box bayi. Sayangnya, niat baik tersebut tidak selamanya akan memberikan dampak positif.
Pelindung sisi kasur ini merupakan salah satu produk bayi yang berbahaya. Pelindung ini dapat membuat si kecil menjadi mati lemas dan bisa memicu sindrom kematian mendadak pada bayi.
© shutterstock.com
Salah satu cara terhindar dari gigitan nyamuk adalah dengan memberikan penutup pada tempat tidur bayi. Namun, hal tersebut sangat berpotensi menimbulkan bahaya bagi si kecil itu sendiri.
American Academy of Pediatrics sendiri juga telah menyatakan hal serupa. Ketika sedang dalam keadaan darurat, membuka penutup tempat tidur bayi akan sangat memakan waktu banyak.
(Sumber: Boldsky)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya