Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bobocabin, Properti Baru Inovasi Bobobox (Istimewa)
Dream - Bermalam dengan suasana hutan mungkin bisa kamu dapatkan melalui camping. Demi pengalaman itu, kamu harus repot membawa dan mendirikan tenda sendiri.
Kerepotan itu kini tidak perlu lagi kamu alami. Sebab, ada kamar-kamar nyaman di tengah hutan pinus yang pastinya bikin kepengen menginap.
Kamar-kamar tersebut merupakan hasil inovasi bisnis perusahaan teknologi properti PT Bobobx Mitra Indonesia. Perusahaan yang juga mengelola hotel kapsul ini meluncurkan lini bisnis terbarunya, Bobocabin yang berlokasi di Wana Wisata Rancaupas, Bandung, Jawa Barat.
" Melalui inovasi terbaru kami dalam bentuk Bobocabin, kami ingin turut serta berkolaborasi dalam segala upaya lintas sektoral dalam memulihkan ekonomi, khususnya sektor pariwisata yang sangat terdampak oleh pandemi," ujar CEO dan Co-Founder Bobobox Indra Gunawan, melalui keterangan tertulis.
Bobocabin menggunakan konsep elevated camping, menawarkan pengalaman baru dalam berkemah. Inovasi ini memadukan kecanggihan teknologi dengan keindahan alam.

Bobocabin dirancangmengadopsi desain modular yang futuristik. Setiap kabin bisa memuat dua orang dewasa dan satu anak dengan tetap memperhatikan aturan jaga jarak.
Tiap-tiap kabin dilengkapi fasilitas yang modern. Didukung teknologi IoT (Internet of Things), kamu bisa mengontrol seluruh fitur yang tersedia seperti smart glass window, lampu, pintu dan Bluetooth Audio Speaker lewat ponsel.
Bobocabin juga dilengkapi dengan fasilitas resepsionis 24 jam, barbekyu, dan api unggun. Setiap kabin dibangun dengan memperhatikan jarak yang cukup antar-bangunan.
Selain untuk mendukung privasi dan kenyamanan pengunjung, pengaturan jarak juga untuk memastikan protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik.
" Kami juga ingin tetap menjadi solusi beristirahat andalan bagi masyarakat dengan menawarkan sebuah cara baru untuk menikmati waktu luang, yaitu dengan menyatukan diri dengan alam namun tetap dengan cara yang aman dengan dukungan desain dan teknologi andalan," kata Indra.
Untuk tahap awal, Bobocabin beroperasi di Rancaupas dan Cikole. Properti ini dibangun melalui skema kerja sama dengan Perhutani selaku pemilik lahan.

Nantinya, Bobocabin akan memanfaatkan lahan seluas masing-masing 1,26 Ha di Wana Wisata Rancaupas dan 1 Ha di Green Grass Cikole. Luasan lahan tersebut akan dibagi dengan 100-300 meter persegi untuk bangunan Bobocabin, 50-100 persegi untuk toilet, dan 200-500 meter persegi untuk fasilitas penunjang.
Buat kamu yang ingin menginap di Bobocabin, tarifnya tidaklah mahal. Satu kabin bisa disewa dengan tarif antara Rp450 ribu-Rp550 ribu per malam.
" Keberadaan Bobocabin juga diharapkan dapat ikut serta dalam menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar dan juga ikut serta memajukan industri pariwisata dengan mengedepankan keberlanjutan baik dari segi sosial, ekonomi maupun lingkungan," terang Indra.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya