Alasan Wanita Saudi Pilih Abaya Hitam dan Pria Bergamis Putih

Reporter : Ratih Wulan
Rabu, 1 Maret 2017 19:30
Alasan Wanita Saudi Pilih Abaya Hitam dan Pria Bergamis Putih
Mayoritas perempuan Arab berpakaian hitam, dan laki-laki justru sebaliknya mamakai thobe putih.

Dream - Sahabat Dream, pernahkah terpikir di benak kalian mengapa perempuan Arab gemar mengenakan pakaian berwarna hitam? Tak sembarangan, mereka ternyata memiliki dasar yang kuat untuk mengenakan abaya berwarna gelap sepanjang hidupnya.

Sudah menjadi tradisi di Arab Saudi, bahwa para pria memakai pakaian tradional yang disebut thobe berwarna putih. Sedangkan para perempuan memakai abaya yang berpotongan longgar dan lurus berwarna hitam.

Para laki-laki yang bayak bergerak di luar rumah, lebih suka memakai baju putih karena mudah menyerap keringat.

foretime© dream.co.id

Meskipun pada acara-acara tertentu pria-pria Arab ini biasanya akan melengkapi penampilan mereka dengan mengenakan bisht atau mishlah. Seperti yang dikenakan para rombongan Raja Salman bin Abdul Azis yang berkunjung ke Indonesia saat ini.

Bisht merupakan jubah cokelat panjang, yang kadang-kadang juga berwarna hitam atau abu-abu. Jubah panjang ini, biasanya dihiasi garis emas di bagian tepian kerahnya dan dikenakan di acara-acara khusus, seperti pernikahan.

Unimedia© dream.co.id

Kemudian mereka akan mengenakan penutup kepala yang disebut tagia, yaitu topi putih kecil yang dilapisi dengan gutra, kain persegi yang biasanya berwarna putih atau bermotif kotak-kota. Lalu disematkan menggunakan igal, bulatan hitam yang berfungsi menahan gutra agar tetap berada di atas kepala.

Sedangkan para wanita merasa sangat modis dan bangga mengenakan abaya hitam. Kadang, mereka menambahkan niqab berwarna senada untuk melindungi wajahnya.

Banyak yang bertanya, dengan cuaca Arab yang panas, apakah warna hitam tidak malah membuat mereka kegerahan? Ada yang berpendapat, warna hitam dipilih agar mereka terhindar dari perhatian laki-laki yang bukan muhrim.

abwau.eu© dream.co.id

Bahkan, ada juga yang menyebutkan jika pakaian hitam membuat mereka lebih mudah menghindari perhatian polisi. Pasalnya hukum Arab Saudi terkenal sangat ketat terhadap perempuan.

Mereka juga sangat jarang keluar rumah, untuk urusan yang tidak penting. Sehingga tidak akan berpengaruh meskipun cuaca sedang terik di luar sana.

Selain itu, pemakaian baya berwana hitam juga diklaim sebagai ajaran rasulullah yang diriwayatkan Abu Hurairah. " Perempuan yang mengenakkan pakaian yang transaparan, yang menyimpanng dari hak dan mendorong suaminya menyimpang dari kebenaran dan tidak akan masuk surga, bahkan tidak dapat mencium baunya sedangkan bau surga itu dapat ditemui dari jarak 500 tahun."

Jadi, para perempuan Arab Saudi akan keluar rumah mengenakan abaya hitam agar saat terkena sinar matahari, lekuk tubuh mereka tidak akan terlihat. Tapi jangan salah, di balik abaya itu, mereka juga gemar mengenakan pakaian modis beraneka gaya dan warna.

(Sah/Dari berbagai sumber)

 

Beri Komentar