Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Anak Belajar Mengenal Angka (Foto: Shutterstock)
Dream - Konsep matematika mulai diperkenalkan pada anak-anak di usia pra sekolah atau yang duduk di Kelompok Bermain atau Taman Kanak-kanak (TK). Tentunya bukan dengan pelajaran berhitung yang rumit.
Anak-anak prasekolah akan dikenalkan pada prinsip-prinsip dasar matematika melalui kegiatan bermain dan pembelajaran terstruktur. Hal-hal yang dipelajari antara lain, mengenal angka, mengetahui jumlah objek, lebih banyak atau lebih sedikit, bentuk objek seperti segitiga, lingkaran dan persegi panjang.
Para guru memiliki metode seru dan menyenangkan untuk mengajarkan anak. Seperti meminta anak untuk mengambil dua crayon biru atau diminta menunjuk bentuk lingkaran merah dan sebagainya.
Penting untuk diketahui kalau anak-anak prasekolah tidak belajar dengan kecepatan yang sama. Sebagai orangtua, tidak perlu panik jika kemampuan berhitung anak tidak sebaik anak-anak lain. Kebanyakan anak baru akan memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep dasar suatu hal pada usia lima tahun.
Ada sejumlah pencapaian yang harus dipenuhi anak-anak pra sekolah. Informasi berikut bisa Sahabat Dream jadikan panduan.
- Anak berusia dua hingga tiga tahun harus memiliki sekitar 50 hingga 300 kata dalam kosa kata mereka dan dapat mengidentifikasi warna dan bentuk
- Pada usia tiga tahun, seorang anak harus mampu menghitung hingga lima.
- Anak usia empat tahun harus mampu menghitung hingga 10 dan mengidentifikasi bentuk, warna, dan ukuran berdasarkan namanya.
- Pada usia empat tahun, perbendaharaan kosakata yang dikuasi sekitar 2.000 kata.
Jika Anda khawatir tentang kemajuan anak, segera diskusikan dengan guru di sekolah atau terapis. Intervensi lebih awal akan sangat membantu anak untuk meningkatkan perkembangan dan pertumbuhannya.
Sumber: Verywell
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
