7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Foto: Shutterstock)
Dream - Pada musim pancaroba, demam kerap kali menyerang. Demam tersebut dapat berasal dari virus maupun bakteri.
Uniknya, meski penyebabnya berbeda, demam karena virus dan bakteri memiliki gejala dengan kemiripan satu sama lain. Tetapi, penanganan demam akibat virus dan bakteri berbeda.
Tidak semua demam akibat virus dan bakteri dapat diobati dengan antibiotik. Nah, sebetulnya apa yang membedakan demam akibat virus dan bakteri, menurut Dokter Sehat.
Catat gejalanya
Bagi Sahabat Dream yang sedang menangani anggota keluarga sakit akibat demam, buatlah catatan berapa lama demam tersebut berlangsung. Infeksi akibat virus biasanya akan berlangsung lebih lama ketimbang akibat bakteri.
Demam akibat virus dapat berlangsung selama seminggu lebih. Hanya saja, jika setelah diperiksa ternyata penyebabnya adalah infeksi sinus atau bakteri, ada kemungkinan akan membutuhkan antibiotik untuk mengatasinya.
Sebagai informasi, suhu tubuh normal adalah sekitar 36,5-37,2 derajat celcius. Suhu yang lebih tinggi menandakan tubuh sedang mengalami demam.
Tektstur ingus atau dahak
Warna ingus atau dahak dapat digunakan untuk mengenali demam akibat virus atau bakteri. Demam akibat virus biasanya akan memunculkan dahak dan ingus yang cenderung encer dan berwarna putih bening.
Sementara itu, jika ingus atau dahak berwarna kehijauan atau lebih gelap, maka biasanya disebabkan infeksi bakteri.

Cek bagian tenggorokan
Demam kerapkali disertai rasa sakit di bagian tenggorokan. Jika saat pengecekan tenggorokan terdapat bintik-bintik putih, bisa jadi penyebab demam yang berlangsung berasal dari bakteri.
Kondisi demam kerap kali membuat tenggorokan yang terasa terbakar. Masyarakat umum menyebutnya panas dalam.
Untuk mengobati panas dalam, Larutan Penyegar Cap Badak telah dipercaya selama beberapa generasi oleh keluarga Indonesia.
Larutan Penyegar Cap Badak selain mampu menyembuhkan panas dalam juga dipercaya mengatasi sariawan hingga sembelit.
Produk Sinde Badak ini diproses secara modern dengan teknologi Jerman. Terbuat dari bahan-bahan alami Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar, produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi sariawan hingga sembelit.

Larutan Penyegar Cap Badak tersedia tanpa rasa dalam kemasan botol 200 mililiter dan 500 mililiter. Sedangkan kemasan kaleng 320 mililiter mempunyai tujuh varian rasa buah segar, jeruk, stroberi, melon, leci, jambu, anggur dan apel.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?