4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Pantai Boracay, Filipina (Shutterstock.com)
Dream - Filipina mulai membuka kembali sektor pariwisatanya yang terpukul akibat pandemi. Negara ini mencabut larangan masuk bagi warna dari 10 negara, salah satunya Indonesia.
Juru Bicara Presiden Filipina, Harry Rouqe, mengatakan larangan sempat diberlakukan mulai April 2021 dan penerapannya diperluas. Kebijakan ini ditempuh lantaran terjadinya lonjakan kedua Covid-19 akibat varian Delta.
Presiden Rodrigo Duterte sudah menyetujui rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terkait pencabutan larangan masuk untuk warga dari sejumlah negara. Ada 10 negara yang kembali dibolehkan masuk Filipina yaaitu India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Uni Emirat Arab, Oman, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.
Roque menyatakan setiap pelancong dari 10 negara tersebut diharuskan menjalani karantina selama 14 hari lebih dulu setelah sampai di Filipina. Selain itu, harus mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.
" Pelancong internasional yang datang dari negara-negara yang disebutkan di atas harus mematuhi protokol masuk, testing, serta karantina," ujar Roque.
© Pantai Boracay, Filipina (Shutterstock.com)
Pelancong yang tidak berasal dari 10 negara tersebut belum dibolehkan masuk. Kecuali, mereka memegang visa khusus diplomatik atau memiliki pasangan orang Filipina.
Filipina sedang menghadapi kenaikan kasus Covid-19. Pada Jumat, 3 September 2021, kasus baru tercatat sebanyak 20.310 kasus, dengan total kasus terkonfirmasi sudah sebanyak 2.040.568 kasus.
Selain itu, angka kematian total sudah sebanyak 33.873 kasus. Sementara, 1.789 kasus Covid-19 akibat varian Delta telah terdeteksi di Filipina, dengan 33 kematian.
WHO menyatakan Delta menjadi varian dominan yang menyebar di Filipina. Bahkan, jumlah kasus diperkirakan akan terus bertambah.
Wakil Menteri Kesehatan Filipina, Maria Rosario Vergeire, menyatakan pemerintah daerah memberlakukan lockdown di Metro Manila dan daerah lain untuk menahan penyebaran Covid-19. Kasus baru dan kematian di Filipina akibat varian Delta menjadikan negara itu menduduki peringkat kedua penularan tertinggi di Asia Tenggara, dikutip dari Straits Times.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
