Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Salah Satu Pantai Di Kepulauan Barbados, Karibia (Foto: Pixabay.com)
Dream – Kerja jarak jauh akan terasa lebih menyenangkan apabila dilakukan dengan insentif pengunjung baru ini. Di sebagian negara, kerja jarak jauh alias tidak ngantor, diperpanjang karena pandemi virus corona.
Kerja jarak jauh ini menjadi lebih menyenangkan apabila kita memiliki sarana yang lengkap di rumah. Namun jika kamu tidak memiliki hal tersebut, maka ada solusi jitu yang ditawarkan oleh pengelola wisata di Kepulauan Barbados, Karibia.
Apalagi jika kamu juga ingin menikmati pemandangan langit biru Barbados yang menyediakan insentif bagi para perantau digital. Jika kamu termasuk orang yang menjadi pekerja digital dan hidup secara nomaden maka kesempatan dari tawaran Barbados ini perlu diambil.
© Ilustrasi lautan di Barbados (Foto: Shutterstock)
Dilansir dari Lonely Planet, kesempatan ini akan memberikan pengalaman baru menjelajahi tempat-tempat indah di Barbados. Dengan insentif pekerja digital ini kamu tidak akan terikat dengan pulang pergi ke kantor. Saran deklamasi ke Barbados tentu perlu masuk list rekomendasi liburan sambil bekerja.
Pemerintah Barbadian telah mengusulkan untuk memperkenalkan cap pengunjung 12 bulan yang memungkinkan para wisatawan internasional untuk tinggal selama satu tahun di negara itu.
Selain bekerja sambil menikmati pemandangan indah, wisatawan juga berkesempatan untuk menikmati budaya dan kuliner di sana. Selain itu para wisatawan yang menggunakan layanan cap 12 bulan ini juga bisa belajar tradisi dan gaya hidup orang Bajan.
Tujuan dari insentif ini adalah untuk menarik para wisatawan supaya tinggal di pulau Barbados dalam jangka waktu yang Panjang. Sebab perjalanan jangka pendek saat ini masih sulit untuk dilakukan karena pandemi.
Sehingga insentif satu tahun ini dilakukan untuk mencegah intensitas keluar-masuk wisatawan. Artinya, wisatawan diperbolehkan masuk Barbados, namun harus menetap selama satu tahun untuk mencegah penyebaran virus corona.
© Ilustrasi liburan di Barbados (Foto: pixabay.com)
Perdana Menteri Mia Amor Mottley mengatakan pengunjung tidak perlu bolak-balik jika ingin menikmati keindahan Barbados. Mereka bisa tinggal dalam jangka waktu yang lama. Detail program insentif bagi pengunjung di Barbados ini masih minim. Namun Barbados sudah siap menyambut para wisatawan internasional pada 12 Juli 2020.
“ Kami akan terus memerhatikan faktor risiko untuk melindungi negara kami, orang-orang kami, dan pengunjung kami,” kata Ms Mottley.
Para wisatawan yang tiba di Barbados harus menunjukkan hasil tes Covid-19 terlebih dahulu. Jika hasil negatif maka dipersilahkan dan diwajibkan mengenakan masker.
Mereka yang datang dari negara dengan risiko tinggi harus mengikuti tes dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan. Sementara itu wisatawan dari negara berisiko rendah dapat mengikuti tes seminggu sebelum bepergian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya