Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak orang menghindari makan di atas jam 9 malam atau bahkan 7 malam. Sebagian dari mereka percaya makan di jam-jam tersebut akan membuat berat badan meningkat.
Banyak yang menganggap makan terlalu malam membuat makanan tak diolah dengan baik. Tugas mencerna makanan sempurna tak bisa terselesaikan baik karena kamu terburu terlelap tidur.
Tetapi benarkah anggapan pendapat tersebut? Sebab, salah satu hal yang harus diperhatikan agar berat badan bertambah yaitu menjaga keseimbangan energi yang masuk dan keluar.
Jika energi yang masuk lebih besar daripada yang dikeluarkan, secara otomatis berat badan akan meningkat.
Seseorang yang mengonsumsi makanan dengan mikronutrient dengan kalori tinggi akan berpotensi menyimpan lemak dalam tubuh lebih besar.
Umumnya energi yang berasal dari karbohidrat dan protein sebesar empat kalori per gram sedangkan lemak sebesar sembilan kalori per gram.
Dengan perhitungan waktu semacam itu, sebetulnya tidak ada batasan makan pada jam berapa saja.

Yang terpenting, memberi waktu kepada tubuh untuk mengeluarkan energi yang sudah masuk.
Minimal beri waktu dua hingga tiga jam sebelum tidur, serta jangan mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori lebih besar daripada kalori yang dikeluarkan.
Pada malam hari kalori yang dibakar cenderung lebih sedikit. Banyak orang yang mengonsumsi makan malam dengan porsi tidak sebanyak makan siang.
Usahakan pula mengatur pola tidur dan konsumsi. Jangan sampai metabolisme tubuh tak teratur.
Jika tubuh mengalami ketidakteraturan pola makan, bisa jadi gejala penyakit akan mudah menghampiri.
Konsumsi Larutan Penyegar Cap Badak yang mengandung ramuan herbal yaitu Gypsum Fibrosum dan Galcareous Spar sangat disarankan untuk menghindari kondisi tersebut.
Bahan tersebut dapat menyegarkan tubuh dan mengurangi tekanan pada masalah yang kamu rasakan tanpa efek samping.

Selain itu, Larutan Penyegar Cap Badak juga mampu mencegah flu dan panas dalam, hingga melancarkan sembelit.
Larutan Penyegar Cap Badak tersedia tanpa rasa dalam kemasan botol 200 mililiter dan 500 mililiter.
Sedangkan dalam kemasan kaleng 320 mililiter tersedia dengan tujuh varian rasa buah segar jeruk, strawberi, melon, leci, jambu, anggur, dan apel.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele