Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock
Dream - Pengalaman seksual tidak selamanya menyenangkan. Berbagai hal bisa terjadi. Mulai dari penetrasi yang menyakitkan hingga terjadinya penis captivus atau gancet.
Gancet merupakan hal yang terjadi ketika penis terjebak dalam miss V saat melakukan penetrasi.
Hal ini diklaim dapat menyebabkan kematian dan seringkali dikaitkan dengan hubungan seksual yang diawali perselingkuhan. Bahkan, rumornya gancet bisa menyebabkan kematian.
Benarkah klaim tersebut? Ternyata, gancet bisa terjadi pada siapa saja.
Dilansir dari Hello Sehat, gancet terjadi akibat adanya kontraksi kuat pada otot panggul bawah wanita saat penetrasi.
Dalam kondisi seperti itu...
Akhirnya, penis tertekan dan terjebak di dalam miss V. Jika sudah terjebak dalam miss V, penis akan semakin sulit keluar karena darah yang mengalir ke batangnya semakin deras dan menyebabkan kondisinya semakin tegang.
Meskipun terdengar cukup berbahaya, namun belum ada penelitian yang membuktikan bahwa hal ini bisa menyebabkan kematian.
Sebenarnya, yang menyebabkan kematian saat mengalami gancet adalah penyakit bawaan seperti stroke dan serangan jantung.
Sehingga, orang yang meninggal saat mengalami gancet sudah kehilangan kesadaran dan tidak bisa mengeluarkan penisnya.
Biasanya, gancet terjadi sekitar 10 menit karena otot miss V akan mengendur dan penis pun bisa keluar. Kamu juga bisa melakukan upaya untuk menurunkan libido untuk mengatasinya.
Jika sulit diatasi dan cukup sering terjadi, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi hal tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya