Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Konsumsi gula yang berlebih dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Dalam jangka panjang, kenaikan berat badan dan masalah kesehatan seperti diabetes dan komplikasinya sangat mungkin terjadi.
Membatasi konsumsi gula adalah solusi paling tepat jika Anda ingin hidup lebih sehat. Ada dua cara yang dapat dipilih untuk membatasi konsumsi gula, pertama mengurangi pemakaian gula pasir. Cara kedua mengganti gula dengan pemanis buatan.
Gula pasir umumnya kita gunakan untuk menambah rasa makanan dan minuman. Gula ini didapatkan dari tanaman tebu yang diolah dan dipanaskan. Batas konsumsi gula pasir dalam sehari menurut Kementerian Kesehatan adalah empat sendok makan atau setara dengan 148 kalori.
Sedangkan pemanis buatan adalah jenis pemanis yang bahan bakunya tidak dapat ditemukan di alam dan dihasilkan melalui proses kimiawi. Ada banyak macam pemanis buatan, antara lain aspartam, siklamat, sukrolosa, dan sakarin.
Beberapa pemanis buatan bisa digunakan pada makanan olahan seperti sirup, soda, selai, hingga makanan khusus yang ditujukan bagi penderita diabetes atau makanan khusus diet.

Jika suatu produk berlabel bebas gula, cek komposisinya. Biasanya ada tambahan pemanis buatan di dalamnya.
Batas penggunaan pemanis buatan sudah diatur oleh BPOM. Misalnya aspartam, batas konsumsinya per hari adalah 40 mg/kg. Artinya jika berat badan Anda 60 kg, maka batas penggunaan aspartam Anda dalam sehari adalah 2400 mg.
Untuk mendukung gaya hidup sehat Anda, tambahkan dengan mengonsumsi asupan kesehatan tambahan yang bisa menjaga kadar gula darah tetap dalam batas aman. Pilihlah asupan kesehatan tambahan yang terbuat dari bahan alami sehingga tidak menyebabkan efek samping.
Melabic merupakan asupan kesehatan tambahan jenis herbal oleh karenanya terbuat dari 100 persen bahan-bahan alami seperti buncis, daun salam, temulawak, kumis kucing, brotowali dan gurmar. Ke-enam ekstraksi tersebut bermanfaat mengendalikan kadar gula dalam darah sekaligus menurunkan tingkat kolesterol.
Dengan terapi sel beta pankreas, Melabic bekerja efektif cegah dan atasi diabetes langsung pada sumbernya. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya