Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Credit: Vidio
Hingga saat ini, sektor kuliner masih jadi bisnis potensial untuk dijalankan di industri rumahan. Apalagi di tengah momen pandemi di mana orang-orang banyak melakukan aktivitas dari rumah, mengelola bisnis kuliner bisa jadi awal dari mendapatkan penghasilan tambahan. Namun, butuh usaha keras dan konsistensi tinggi selama proses menjalankannya. Seperti cerita yang dibagikan oleh Dewi Fatimah, pemilik Dewi Home Crab yang menjadi juara dalam Kreatif Lokal Award 2020 yang diselenggarakan oleh Adira Finance.
Dewi Home Crab sendiri adalah bisnis kuliner berbahan dasar rajungan yang memiliki nilai jual rendah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi, seperti kerupuk, seblak, hingga pempek rajungan yang belum ada kompetitornya. Berawal dari modal Rp5 juta, bisnisnya kini mulai merambah ke pasar internasional. Kepoin lebih jauh ceritanya yang dibagikan dalam sharing session di event Konser Amal Kreatif Lokal pada Sabtu (16/01/2021) live streaming di Vidio, yuk!

Awal menjalani Dewi Home Crab memang nggak semulus yang dibayangkan. Dewi bahkan mengawalinya dengan modal seadanya, yaitu Rp5 juta.
" Pada 2010 lalu, kami mengawali usaha ini dengan modal Rp5 juta. Dengan modal seadanya, jatuh bangun merintis bisnis kami rasakan. Namun, kamu tak berputus asa. Pelan tapi pasti, Dewi Home Crab berkembang, hingga dapat mempekerjakan masyarakat di Desa Kramat," cerita Dewi.

Dewi Home Crab memang layak menjadi Juara Kreatif Lokal Award 2020 dalam bidang kuliner karena keunikan produk yang dihasilkan. " Produk unggulan kami ada kerupuk seblak rajungan yang digemari kalangan anak muda. Rasanya ada yang original, pedas juga, sesuai selera mereka. Kalau orang tua biasanya suka pempek rajungan," ungkapnya.
Menjadi pemenang dalam ajang bergengsi tersebut juga memberikan dampak yang besar bagi perkembangan Dewi Home Crab, yaitu jumlah order yang dinilai lebih meningkat.
" Dampaknya luar biasa, banyak yang order, ekspor jadi banyak permintaan, meningkat tambah reseller. Bahkan limbahnya pun bisa dimanfaatkan, menemukan buyers langsung, pakainya skala ton, kini sudah dapat 3 pabrik yang mengolah limbah rajungan. Selama ini sebagai umpan pakan bebek saja, tapi sekarang semuanya bermanfaat untuk mereka. Kita sudah bisa menambah karyawan juga," ungkap Dewi.
Salah satu harapan yang patut diapresiasi adalah keinginan Dewi untuk membuka lapangan kerja seluasnya untuk masyarakat di sekitar Desa Kramat, tempat ia tinggal dan membangun usaha.
" Kalau ditanya harapan ke depan, sebenarnya kita ingin bisa membuka lapangan kerja terus, khususnya di wilayah Tangerang. Jadi, memperkecil pengangguran, khususnya bagi mereka yang tingkat pendidikannya rendah, karena kita tak memperioritaskan harus punya ijazah," imbuhnya.
Kesuksesan Dewi Home Crab ternyata nggak hanya di pasar lokal saja. Bisnis kulinernya ini bahkan sudah merambah di pasar internasional. Berawal dari permintaan dari pabrik, ia pun mengupayakan yang terbaik agar produknya bisa diekspor ke sana. Namun, ia mengaku belum bisa mengupayakan kegiatan ekspor ini sendiri.
" Sementara kita kirim ke pabrik, karena kita tak punya sistem pengalengan, harapannya tetap ke Eropa dan ASEAN tetap berjalan terutama di masa pandemi," ungkap Dewi kemudian.
Wah, banyak banget ya inspirasi yang dibagikan dari Dewi Home Crab dalam Konser Amal Kreatif Lokal? Selain menghadirkan Dewi Home Crab, ada juga sharing session bersama Ezmour dan Dekardekor Shop yang menjadi pemenang Kreatif Lokal Award 2020 kategori fashion dan kuliner.
Konser Amal Kreatif Lokal juga menghadirkan sesi workshop bersama Chef Yuda Bustara, Leka Putra dan Nonita Respati. Event ini juga menjadi ajang penggalangan dana untuk membantu UMKM yang terdampak pandemi untuk meringankan beban mereka sekaligus dukungan nyata agar mereka kembali bangkit sesuai dengan tagline #BangkitBersamaSahabat yang diusung Festival Kreatif Lokal 2020.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya