6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Kesadaran muslimah untuk berhijab kini disikapi bukan hanya sekedar kewajiban yang sudah dituliskan Allah dalam Al-Quran. Lebih dari itu, kini hijab sudah menjadi salah satu bagian dari kemajuan tren busana di Indonesia dan mancanegara.
Melalui hijab, perempuan Indonesia khususnya para hijabers terlihat mulai bangkit dan menunjukkan sisi kreatifitas dalam berbusana. Fenomena kebangkitan hijabers ditandai sejak kemunculan dan booming komunitas hijabers pada 4 hingga 5 tahun terakhir.
Jika sebelumnya hanya kaum ibu yang mayoritas mengenakan kerudung, kini kesadaran serupa juga sudah mulai ditemui pada muslimah muda. Dalam sejumlah acara keagamaan yang bertempat di pusat perbelanjaan maupun hotel dan tempat ibadah sekitar 80 persen yang hadir umumnya berkerudung dan bazaar yang diselenggarakan sekitar 70 persen pengisi booth merupakan hijaber.
Lalu apa yang melatar belakangi kemunculan sejumlah komunitas hijaber? Salah satu perancang busana busana muslim, Dian Pelangi menyebut kepedulian anak muda terhadap kerudung merupakan salah satu faktor utama. Anak muda memperkenalkan sejumlah video tutorial hijab, kehadiran blogger berkerudung, kemunculan busana muslim ready-to-wear merupakan faktor yang semakin memudahkan hijaber saat ini.
Selain itu kemunculan sejumlah desainer muda, blogger, dan sejumlah publik figur kenamaan yang mulai berkerudung. Publik figur disebut sebagai salah satu influencer yang memberikan inspirasi lain untuk model busana yang lebih mudah dan beragam.
" Kalau dulu busana muslimah identik dengan harga mahal dan ribet, lalu kini muncul anak muda, desainer dan publik figur yang mengubah imej tersebut jadi lebih fashionable, simple dengan harga terjangkau," kata Dian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
