Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bersihkan Wajan/ Foto: Shutterstock
Dream - Alat masak, baik wajan maupun panci penuh dengan noda kerak? Biasanya noda tersebut muncul karena makanan yang berwarna, proses memasak yang lama atau gosong saat memasak.
Noda tersebut memang sangat menjengkelkan. Kerak pada wajan dan panci dapat memperburuk kualitas alat masak. Untuk membersihkannya memang tak mudah. Noda tak akan terangkat jika hanya dibersihkan menggunakan spons dan sabun cuci piring biasa.
Cobalah cara-cara berikut untuk membersihkan noda kerak membandel pada alat masak kesayangan, Sahabat Dream.
1. Gunakan bubuk soda kue
Selain untuk membuat kue, bubuk soda kue atau baking soda dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan kerak dan noda yang membandel pada alat masak Anda. Caranya hanya menaburkan satu atau dua cangkir soda kue di dasar wajan dan panci dan tambahkan air secukupnya untuk menutupinya. Lalu, rebus selama 15 menit hingga 1/2 jam. Lakukan sebanyak dua sampai tiga kali sampai kerak benar-benar lepas dari wajan dan panci.
2. Pakai cuka
Bisa juga menggunakan cuka putih dan sikat biasa untuk membersihkan kerak pada wajan dan panci. Tuangkan cuka secukupnya untuk menutupi bagian bawah wajan, lalu biarkan mendidih sebentar. Bagian yang berkerak harus disikat dengan sikat gosok. Cara ini murah dan benar-benar alami membersihkan panci dan wajan.
© Dream
3. Pakai Hidrogen peroksida
Tambahkan sekitar 1/2 inci hidrogen peroksida ke dalam panci. Panaskan sampai mulai menggelembung dan didihkan sekitar 10 menit. Bisa juga menyikat dengan sikat gosok dan ulangi sesuai kebutuhan.
4. Pakai saus tomat
Tuang selapis tebal saus tomat di atas kerak dan diamkan semalaman. Keesokan harinya noda akan bisa dengan mudah dibersihkan. Jika masih membutuhkan sedikit pembersihan makan tidak akan banyak. Asam dari tomat akan mengusir kerak.
5. Pakai minuman bersoda
Isi wajan dengan minuman bersoda biarkan mengeras di dalam wajan selama beberapa jam, atau hingga kerak mulai terlepas. Gunakan pengikis untuk menghilangkan sisa kotoran sebanyak mungkin, kemudian bersihkan sisanya dan cuci seperti biasa.
Sumber: Liputan6
© Dream
Dream - Peralatan masak dari kayu seperti sutil, centong hingga talenan jadi barang wajib yang ada di dapur. Perkakas ini selain digunakan untuk memasak, juga bisa jadi bagian dari dekorasi jika ditata apik.
Meski sangat nyaman digunakan dan harganya sangat terjangkau, perkakas kayu ini tak tahan lama. Warnanya bakal menghitam, berbau jika tak disimpan dengan benar dan mudah retak hingga pecah, terutama ketika jatuh atau terkena panas.
Penting bagi Sahabat Dream mengetahui kapan perkakas ini harus dibuang dan diganti dengan yang baru, yaitu ketika muncul retakan besar. Retakan dapat terjadi pada perkakas kayu dan talenan karena sejumlah alasan.
© Dream
Seperti paparan pada suhu ekstrem atau ketika terlalu lama terkena air karena melemahkan kayu. Retakan ini jika dibiarkan, akan membuat sisa makanan yang dipotong masuk ke dalamnya dan memicu pertumbuhan bakteri, jamur dan memunculkan bau tak sedap.
Bila retakan yang timbul masih kecil, masih bisa diatasi dengan lem kayu. Tapi jika retakannya cukup lebar dan dalam segera ganti yang baru. Cari perkakas kayu, terutama talenan yang terbuat dari kayu pinus atau oak.
Karakteristik dua kayu tersebut cukup kuat dan memiliki sifat antibakteri. Sehingga, bisa meredam pertumbuhan bakteri sisa makanan mentah di permukaannya.
Sumber: Apartment Theraphy
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya