Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Jean Soutif/Science Photo Library)
Dream - Kota Baghdad didirikan pada abad ke-8 sebagai ibukota Kekhalifahan Abbasiyah, oleh Khalifah Al-Mansur. Al-Mansur menginginkan pusat pemerintahan sendiri untuk tempatnya memimpin. Akhirnya dia memilih sebuah situs sekitar 30 km ke arah utara ibukota Sassania di Ctesiphon, di sepanjang tepian Tigris, dan mulai menyusun rencana untuk desain dan konstruksinya.
Mansur ingin Baghdad menjadi kota yang sempurna, menjadi ibukota kerajaan Islam di bawah Abbasiyah. Untuk itu, dia membawa ribuan arsitek, insinyur, surveyor, tukang kayu, pandai besi dan lebih dari seratus ribu buruh dari seluruh kerajaan Abbasiyah. Dia berkonsultasi dengan astrolog, dan menurut saran mereka, adalah baik jika meletakkan batu bata seremonial pertama pada tanggal 30 Juli 762.
Kota asli ini dirancang berbentuk bundaran 2 km. Lingkaran tersebut merupakan penghormatan khalifah terhadap ajaran geometris Euclid, yang telah dia pelajari dan kagumi. Di tengah kota berdiri dua bangunan terbaik: Masjid Agung dan kediaman khalifah, Istana Golden Gate. Di sekitar istana dan masjid ada lapangan terbuka dan bangunan tepi pantai, dimana hanya khalifah yang diizinkan menunggang kuda di sana.
Di tepi kota ini ada istana anak-anak khalifah, rumah bagi staf kerajaan dan pelayan, dapur khalifah, barak untuk penjaga kuda dan kantor-kantor kenegaraan lainnya. Daerah pusat ini dilindungi oleh sebuah dinding tebal.
Tempat tinggal dan bangunan komersial terkonsentrasi di sebuah cincin antara dinding luar kota dan tembok bundar. Terdapat dinding perimeter eskterior setinggi 30 meter dan setebal 44 meter di dasar. Itu dimahkotai dan diapit oleh benteng, serta dikelilingi oleh parit yang dalam.
Kota ini dibagi menjadi empat dengan dua jalan saling berpotongan lurus yang membentang dari ujung ke ujung dinding perimeter luar dan berakhir di empat gerbang. Masing-masing dari gerbang tersebut mengarah ke sebuah kota yang berbeda - Basra, Kufah, Khurasan, dan Damaskus.
Sayangnya, sekarang ini tidak ada lagi yang tersisa dari kota tersebut. Jejak terakhir Kota Melingkar Al-Mansur dihancurkan pada awal 1870-an ketika Midhat Pasha menjadi Gubernur Ottoman di Baghdad. Midhat Pasha mungkin tidak tertarik untuk melestarikan sejarah, dia membuat reformasi besar dan mengubah wajah Kota Baghdad dan Irak.
Dia membangun banyak sekolah dan institusi pendidikan, yang sebelumnya tidak ada di Baghdad, juga rumahs akit, lumbung, taman umum, sistem pasokan air, jalan dan jembatan. Dia memperkenalkan reformasi tanah dan undang-undang perpajakan serta mendorong suku-suku nomaden untuk menetap dan berkultivasi. TIga tahun yang dihabiskan Midhat Pasha sebagai gubernur adalah tahun-tahun terpenting dalam sejarah modern Baghdad.
(Sumber: amusingplanet.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya