Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ibu Mual (Foto: Shutterstock)
Dream - Mual, pusing hingga muntah jadi salah satu efek dari kehamilan. Perubahan hormon secara drastis membuat gejala tersebut bisa muncul kapan saja dan membuat ibu sangat tidak nyaman.
Banyak cara untuk mengurangi keluhan tersebut. Seperti mengonsumsi permen mint, minum jus buah segar hingga obat tertentu yang diresepkan dokter. Rupanya, di Amerika Serikat ada kecenderungan ibu hamil untuk mengatasi hal tersebut dengan mengisap ganja.
Hal ini terungkap dalam penelitian yang dilakukan tim dari University of Northern California (UNC) yang dipublikasi dalam JAMA Internal Medicine. Penelitian melibatkan 220.00 ibu hamil.
Diketahui, ibu hamil di Northern California dengan mual dan muntah yang parah selama kehamilan memiliki kemungkinan hampir empat kali lebih besar menggunakan ganja saat hamil dibandingkan mereka yang tidak.
" Ini adalah studi terbesar terkain mual dalam kehamilan dan penggunaan mariyuana sebelum kelahiran," kata penulis utama studi tersebut, Kelly Young-Wolff, dari badan penelitian Kaiser Permanente’s Division of Research di Northern California, seperti dikutip dari Cafemom.
Hal yang sangat mengkhawatirkan adalah para ibu ternyata tak menyadari efek mengisap ganja yang mereka lakukan demi menangkal mual. Pemeriksaan medis secara lebih detail dibutuhkan bagi para ibu yang memiliki kebiasaan ini.
" Ibu hamil perlu diperiksa dan diberikan informasi secara jelas soal efek kebiasaan mereka mengisap ganja saat hamil. Beberapa penelitian mengungkap zat-zat dalam ganja juga ditemukan pada ASI dan darah bayi, ini sangat menyedihkan," ujar dr. Nancy Goler, seorang dokter kandungan.