Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
(Ki - Ka) Arief Rachman, Prof. Hera, Sastia Prama Putri, Mirasstity, Mita, Melanie Masriel. (foto: L'Oreal Indonesia)
Dream - L’Oréal Indonesia menggandeng Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KNIU Kemdikbud) menggelar acara bincang-bincang yang mengangkat potret empat generasi perempuan dalam sains sebagai wujud kepedulian akan minimnya regenerasi di bidang penelitian dan ilmu pengetahuan.
Acara ini merupakan rangkaian dari L'Oréal Science Projects yakni L’Oréal-UNESCO For Women in Science (FWIS), program penghargaan dan pendanaan bagi perempuan peneliti muda berbakat yang mengembangkan inovasi ilmiah menggunakan sumber daya asli Indonesia.
Dengan tema " Regenerasi Perempuan Peneliti Untuk Indonesia Yang Lebih Baik" rangkaian acara ini didukung secara penuh oleh Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
" Kita perlu memastikan bahwa ada regenerasi perempuan dalam sains di Indonesia. Sudah 13 tahun lamanya L’Oréal Indonesia dan KNIU Kemdikbud bekerja sama untuk mendorong kemajuan komunitas perempuan di bidang sains di Indonesia,” jelas Prof. Dr. Arief Rachman Mpd, Ketua Harian KNIU Kemdikbud.
Empat perempuan dari generasi berbeda turut menghadiri acara kick off L’Oréal Science Projects untuk berbagi pengalaman dan menginspirasi generasi muda mengembangkan minat dan karir di bidang sains.
Mereka adalah Prof. Herawati Sudoyo Md, PhD - Wakil Direktur Penelitian Lembaga Eijkman dan Juri L’Oréal-UNESCO FWIS dan Sastia Prama Putri, seorang dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB), Asisten professor Universita Osaka, Jepang, L’Oréal-UNESCO FWIS National 2016 Fellow,
Dua nama lainnya adalah Mita Putri Indrayanti, mahasiswi Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada, Ketua Jurnalistik Cendekia Teknika UGM dan L’Oréal Sorority in Science 2015 Fellows. Terakhir, Mirasstity Akacia Putri, seorang siswi SMA Madania, Anggota Young Future Entreprenuers Awards dari Institut GOETHE dan L’Oréal Girls in Science 2015 Fellows
Sejak pertama kali didirikan, sains telah menjadi urat nadi inovasi L’Oréal seluruh dunia. L’Oréal secara global berkomitmen terhadap sains dengan mempromosikan karir dan kepentingan perempuan dalam sains.
Pada tingkat nasional L’Oréal Indonesia telah membina komunitas sains dari tingkat edukasi yang berbeda – SMA, Universitas dan Pasca Serjana.
“ Melalui program ini, L’Oréal bertujuan untuk meningkatkan angka siswa perempuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menaruh minat pada sains,” ujar Melanie Masriel, Head of Communications, PT L'Oréal Indonesia.
“ Untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai L’Oréal Science Projects, silakan kunjungi website kami di www.loreal.co.id dan Facebook kami di L'Oréal #beautyforall Indonesia. Bersama-sama, kita berupaya mengubah dan meningkatkan jumlah perempuan peneliti,” tutup Melanie Masriel.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya