Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Bella Hadid (Foto: Instagram Bella Hadid)
Dream - Cermin karya Ettore Sottsass, seorang arsitek asal Italia, terlihat begitu eksis di sejumlah akun Instagram para selebritas dunia. Sebut saja Frank Ocean dan Bella Hadid.
Warnanya pink dengan tone lembut dengan ukuran yang cukup besar, dilengkapi dengan penerang di seluruh bagian sisinya. Mirip seperti lighting ring yang digunakan para influencer untuk membuat foto agar terlihat bagus dan estetik, namun dengan ukuran raksasa.

(Foto: Instagram The Woods Galery)
Cermin yang diberi nama Ultrafragola ini juga kerap masuk jadi 'model' sampul majalah mode. Banyak yang tak menyangka kalau harga cermin tersebut mencapai US$10.000 atau Rp145 juta.
Bella Hadid diketahui membelinya dan ditaruh di apartemennya. Rupanya, cermin tersebut dulu harganya tak semahal itu. Setelah muncul di berbagai akun Instagram selebritas, harganya pun meningkat tajam.

(Foto: Instagram Bella Hadid)
Perlu diketahui, cermin tersebut sudah ada sejak 1970an, ketika pertama kali Ettore memulai debutnya sebagai perancang funitur artisan. Kini, cermin tersebut jadi barang ikonik dan bagian dari perkembangan pop art furnitur.
© Dream
Dream - Demi mempercantik rumah, dekorasi tentunya sangat dibutuhkan. Hiasan akan membuat ruangan jadi lebih apik dan menarik.
Dalam memilihnya, Sahabat Dream perlu mempertimbangkan banyak hal. Salah satu adalah melakukan dengan secukupnya, tidak berlebihan. Bila terlalu banyak detail dekorasi, kesan yang muncul malah bisa sebaliknya.
Malah akan berantakan, tak nyaman dan merusak secara visual. Berikut beberapa dekorasi rumah yang sebaiknya tak berlebihan.
Aksesori dapur
Gelas, sendok, piring dekoratif memang bisa jadi hiasan di dapur. Barang-barang ini memang bisa digunakan untuk perkakas makanan dan juga dekorasi. Menaruhnya di lemari kaca juga bisa jadi hiasan. Pastikan saja tidak berlebihan, karena jika tumpukannya sudah terlalu banyak akan sangat menganggu pemandangan.
© Dream
Bantal sofa
Bantal kecil di sofa juga jadi hiasan yang sangat menarik. Teksturnya empuk dengan motif seru. Pastikan menempatkannya dalam jumlah yang pas, bisa dua atau tiga untuk sofa yang panjang. Jangan terlalu banyak, karena malah akan membuatnya tampak berantakan.
Hiasan meja
Meja di ruang tamu atau ruang keluarga memang jadi area yang kerap kali ditaruh banyak hiasan. Jangan taruh terlalu banyak. Cukup taplak dan vas yang ukurannya disesuaikan dengan meja.
© Dream
Dream - Menaruh kursi, meja, sofa serta furnitur lainnya dalam ruangan memang butuh perhitungan. Jangan sampai ruangan yang terbatas ditaruh furnitur berukuran besar dan membuat penghuninya bahkan sampai sulit berjalan.
Kondisi ini tentunya akan sangat tidak nyaman. Tak hanya itu, jumlah furnitur juga harus diperhatikan. Menurut Emily Henderson, seorang desainer interior, terlalu banyak furnitur di suatu ruangan menyebabkan suasana yang sangat sempit.
" Misalnya, jika memasuki sebuah ruangan dan terdapat kursi berlengan ukuran besar, itu akan membuat ruang terasa tertutup dan memiliki aliran yang buruk," kata Henderson.
© Dream
Ia menyarankan untuk memastikan setiap perabot yang ditempatkan di rumah memiliki cukup ruang untuk 'bernapas'. Maksudnya adalah jangan sampai terlalu padat, sisakan area kosong agar udara bisa mengalir.
Tak perlu harus menaruh beberapa meja dan kursi dalam sebuah ruangan. Secukupnya saja. Pertimbangkan juga area untuk bergerak dan berjalan dalam rumah, jangan sampai mengganggu karena perabot yang berlebihan.
" Hindari juga membuat terlalu banyak belokan atau kita akan membuat sulit untuk melewati atau mengakses fungsi ruangan. Lebih baik jalur di rumah berupa garis lurus," ungkap Henderson.
Untuk membuat tata letak furnitur di rumah lebih pas, sebaiknya buat dulu perencanaan yang baik di ruangan tersebut. Ukur tiap sudutnya, baru kemudian cari furnitur yang pas. Hindari membeli furnitur dulu, baru membuat perencanaan ruang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
