Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Marlene, Alexander Dan Kedua Putrinya, Alana Dan Alyssa.
Dream - Kandungan Marlene Dominguez-Hicks sudah berusia 38 minggu. Dua minggu jelang melahirkan, ia mengalami gagal jantung mematikan. Nyawanya dan janin dalam kandungannya tak bisa diselamatkan.
Perempuan 33 tahun itu baru saja pindah dari rumahnya di California ke Houston untuk menjalani pendidikan dokter. Marlene merupakan seorang dokter yang sedang menjalani pendidikan spesialis radiologi di Texas Health Science Center, Amerika Serikat.
Ia mengalami serangan jantung di rumahnya dan langsung dibawa ke rumah sakit. Janinnya dilahirkan melalui operasi caesar tapi sayang, karena tak mendapat asupan oksigen dalam waktu
lama, aktivitas otaknya berhenti dan meninggal dunia.
" Hal yang dialami Marlene dalam istilah medis dikenal dengan peripartum cardiomyopathy (PPCM). Merupakan kondisi gagal jantung yang dialami ibu hamil pada trimester akhir kehamilan," kata Dr. Lili Ayala Barouch, Profesor Kedokteran di Johns Hopkins University.
Gagal jantung tersebut bisa dialami ibu hamil di usia kehamilan 5 bulan. Hal itu karena kondisi ruang di jantung melemah dan membesar. Dalam kasus yang serius, ventrikel kiri tidak lagi dapat memompa cukup darah ke organ vital. Jantung pun bisa dikatakan gagal bekerja.
" Kebanyakan ibu hamil dengan penyakit tersebut bisa sepenuhnya pulih, tapi bisa juga memicu kematian, sekitar 6 hingga 10 persen. Kondisi ini bisa terjadi pada siapapun termasuk perempuan yang memiliki gaya hidup sehat," kata Barouch.
Menurut sang suami, Alexander, Marlene merupakan orang yang sangat menjaga kondisi tubuhnya. Marlene tak merokok dan minum-minuman beralkohol. Bobot tubuh Marlene juga termasuk normal, tidak kelebihan berat badan apalagi obesitas.
" Istriku karena seorang dokter mungkin ia merasa baik-baik saja dan selalu mendiagnosis dirinya sendiri. Kematiannya tentu saja sangat menyedihkan bagi keluarga kami, tapi aku ingin tahu lebih banyak soal penyakit atau penyebab kematiannya. Hal ini sangat penting untuk kehidupan dua putri kami kelak," ujar Alexander.
Marlene dan Alexander sebelumnya sudah memiliki dua anak yaitu Alana dan Alyssa. Saat PPCM terjadi, Marlene sedang mengandung anak ketiganya yang berjenis kelamin laki-laki.
Sumber: Daily Mail
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012