Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kolaborasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan Garuda Indonesia terus membuahkan hasil. Kali ini maskapai plat merah itu resmi menambah penerbangan ke dua daerah di Tiongkok yaitu Xian dan Zhengzhou PP. Penerbangan Denpasar - Xian akan dilayani dua kali seminggu. Sedangkan penerbangan menuju Zhengzhou akan dilayani 3 kali dalam seminggu.
" Penerbangan Denpasar - Xian dan Zhengzhou PP ini merupakan pengembangan dari strategi Garuda Indonesia untuk terus memperluas pasarnya di Tiongkok. Saat ini market share Garuda Indonesia pada rute Indonesia - Tiongkok berada pada kisaran 35 persen," ujar Direktur Kargo Garuda Indonesia, Sigit Muhartono, dikutip dari keterangan pers tertulis Kamis, 1 Februari 2018.
Sigit menjelaskan, Pasar Tiongkok memegang peranan penting dalam market internasional Garuda Indonesia. Maklum, jumlah kunjungan wisatawan internasional Tiongkok mencapai 120 juta per tahunnya di seluruh dunia. Dengan angka itu, Garuda sangat optimis dapat memaksimalkan potensi pasar tersebut, khususnya melalui pembukaan rute Xian dan Zhengzhou ini.
" Tiongkok saat ini merupakan pasar utama pariwisata Indonesia. Pemerintah sendiri telah menargetkan tingkat kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia dapat menyentuh angka 10 juta wisatawan pada tahun 2019. Komitmen tersebut tentunya menjadi potensi market yang akan terus kami kembangkan," ujarnya.
Penerbangan Denpasar - Xian akan dilayani pada hari Senin dan Jumat. Sementara penerbangan Zhengzhou - Denpasar juga akan dilayani 3 (tiga) kali dalam setiap minggunya, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Kedua penerbangan itu akan dilayani oleh pesawat Airbus A330-300 all economy yang berkapasitas 360 penumpang.
Hingga saat ini, Garuda Indonesa telah melayani sejumlah penerbangan langsung ke sektor Tiongkok. Diantaranya adalah Jakarta - Guangzhou PP, Jakarta - Beijing PP, Jakarta - Shanghai PP, Denpasar - Beijing PP, Denpasar - Guangzhou PP, Denpasar - Shanghai PP, dan Denpasar - Chengdu PP.
Penerbangan Garuda Indonesia dari Tiongkok menuju Denpasar juga akan menjadi hub untuk rute-rute domestik lainnya. Terutama destinasi prioritas pariwisata, di antaranya Yogyakarta, Ujung Pandang (Makassar), Manado, dan Labuan Bajo.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Garuda Indonesia yang menambah rute dari dan menuju Tiongkok. Menurutnya penetrasi pasar dari Garuda Indonesia ke kota-kota di Tiongkok akan memudahkan wisatawan Tiongkok berkunjung ke Indonesia. Terutama Bali.
" Wisatawan Tiongkok sangat menyukai Bali. Semoga dengan adanya rute dari Garuda Indonesia, recovery Bali akan menjadi semakin mudah," ujar Menpar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya