Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Konferensi Pers Penyelenggaraan Konser Maulid Nabi
Dream - Berbagai atraksi seni dan budaya, memiliki kekuatan besar untuk mendatangkan wisatawan. Terutama atraksi seni budaya yang bernapaskan Islam. Sebab, menawarkan atmosfir tersendiri bagi kaum muslim.
Hal itu diungkapkan Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata RI. Menurutnya, kegiatan keagamaan dapat dijadikan " umpan" untuk meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata. Tak hanya wisatawan domestik, tapi juga masyarakat asing, terutama mereka yang berasal dari negara-negara mayoritas muslim.
" Seperti salah satunya kita menyelenggarakan Maulid event yang dikemas dalam konser musik 'A Maulid, The Gift of The Rose' yang baru pertama kali kita buat," ujar Esthy di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Rencananya, acara ini bakal digelar pada 23 Januari 2016 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Perayaan Maulid Nabi ini juga akan dimeriahkan sejumlah artis.
Selain Mustafa Debu sebagai penggagas acara, akan hadir pula Irwansyah dan sang istri, Zaskia Sungkar. Lalu akan ada penampilan dari Titi Kamal, Opick, Haddad Alwi, Syafa, Maxi Bajaj dan Sholeh Al Habsyi.
" Nanti akan ada juga pembacaan narasi kisah Nabi yang akan dibacakan sejumlah tokoh seperti Ary Ginanjar, Kang Abik, Yusuf Mansur, Neno Warisman dan masih banyak lagi," imbuhnya.
Esthy mengharapkan even ini bisa menjadi bagian dari promosi produk wisata halal. Sehingga ia berharap peringatan keagamaan juga dapat menjadi budaya yang berpotensi besar dalam mendukung pertumbuhan wisata halal nasional.
Untuk saat ini, wisata budaya menempati porsi yang lebih besar dibanding wisata alam dan manmade (buatan). " Culture kita memiliki kekuatan hingga 60 persen. Sedangkan nature itu 35 persen dan sisanya manmade hanya lima persen," katanya melanjutkan.
" Kami optimis banyak yang akan datang melihat karena melibatkan artis dan sejumlah tokoh masyarakat. Kita targetkan 1200 pengunjung," tegas Esthy.
Mustafa Debu yang juga hadir dalam acara itu menambahkan, tiket dijual dengan harga yang sangat variatif. Berkisar dari harga Rp500 ribu hingga Rp2 juta. Sementara, untuk pembelian tiket dapat diakses melalui maulidevent.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya