Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Dream - Anak mengeluh nyeri di kaki, menangis sepanjang malam dan tampak kesakitan? Keluhan-keluhan tersebut bisa jadi karena buah hati sedang mengalami sakit otot atau sering diistilahkan sebagai growing pains.
Sekitar 25 persen hingga 40 persen anak mengalami keluhan growing pains tersebut. Biasanya rasa sakit ini terjadi dalam dua periode, yaitu pada usia 3 hingga 5 tahun lalu 8 hingga 12 tahun.
Pemicu rasa sakit sebenarnya karena aktivitas anak yang berlebihan atau masalah psikologis, bukan karena pertumbuhan meskipun diistilahkan dengan growing pains. Karena secara fakta, pertumbuhan tulang dan otot tak menimbulkan rasa sakit.
Nyeri biasanya berkonsentrasi pada otot di bagian depan paha, betis, atau di belakang lutut. Rasa nyeri bisa muncul setelah anak-anak melakukan aktivitas fisik yang sangat intensif, seperti berlarian, melompat atau bersepeda sepanjang hari.
Efek kelelahan pada otot tersebut cenderung muncul pada malam hari. Ketika mereka tidur merasa nyeri bahkan hingga kram. Tak perlu panik jika anak mengeluhkan rasa sakit di otot
sekitar paha dan kaki.
Rasa nyeri yang muncul secara berangsur akan hilang. Untuk meredakannya bisa dilakukan pemijatan dengan krim atau baby oil. Tapi jika rasa nyeri yang dikeluhkan anak terjadi lebih dari empat hari, lalu disertai bengkak dan kesulitan berjalan segera periksakan ke dokter. Bisa jadi ada cedera parah yang harus segera diobati.
(Sah/Sumber: Mayo Clinic)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari