Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Feliz Lucas | Balara Content Studio
Dream - Gudang atau tempat penyimpanan berbentuk bangunan, kerap dibuat seadanya. Saat barang dikeluarkan dan ruang tak terpakai, sebenarnya bisa dirancang jadi tempat tinggal simpel yang nyaman.
Seperti yang dilakukan tim dari Balara Content Studio yang memanfaatkan bangunan tempat menyimpan kondensor unit AC. Awalnya, bangunan yang berlokasi di QUezon, Filipina tersebut berupa bangunan tua seadanya. Setelah melihat video soal rumah mini, Feliz Lucas sang pemilik, lalu berencana untuk menjadikannya rumah mini.

" Kami memulai dengan membuat sketsa yang dibuat di bagian belakang kertas bekas, merencanakan penempatan listrik, hingga pipa ledeng,” ungkap Feliz, dikutip dari Real Living.

Hasilnya, berupa rumah kecil tapi dengan fasilitas yang sangat lengkap. Ada ruang bersantai lengkap dengan sofa, tempat tidur, tidur, kamar mandi, hingga rooftop untuk bersantai.
© Dream
Konsepnya merupakan open space dengan area tidur yang terletak di dekat jendela. Digunakan tempered glass bekas untuk pintu kaca, hanya saja bingkainya dibuat baru agar lebih kuat.

Bagian tengah berupa sofa besar yang menghadap pintu kaca. Lalu area samping, terdapat pantry yang cukup untuk memasak simpel. Untuk area kamar mandi dibuat bernuansa industrial.

Di area luar terdapat tangga, menuju rooftop. Area ini telah ditaruh dengan kursi rotan dan peneduh, serta dikelilingi pepohonan besar.

Jadi tempat yang ideal untuk bersantai melepas penat. Simpel tapi menawan.
© Dream
Dream - Dalam membangun rumah pastinya banyak pertimbangan yang dilakukan. Ada yang lebih memilih untuk tinggal dalam huniah megah, dengan detail glamor dan dari luar begitu memukau.
Sebaliknya, beberapa orang lebih memillih tampilan luar rumah yang sederhana. Tengok saja rumah karya Yen Architecture di Hoi An, Quang Nam, Vietnam. Tampak luar, rumah ini seperti rumah sederhana di desa.

(Foto: Nguyen Hoang Son)
Saat masuk ke bagian dalam, hunian ini tampak sangat modern dan bernuansa resort. Sangat cocok untuk tempat bersantai dengan melepas penat. Jendela-jendela besar membuat cahaya alami masuk ke rumah secara maksimal.

(Foto: Nguyen Hoang Son)
Area teras tak terlalu besar, dan saat masuk langsung terdapat dapur fungsional sekaligus ruang makan. Pemandangan ruang ini adalah halaman depan yang asri dan juga pohon besar di tengah rumah.

© Dream
Bagian tengah rumah terdapat skylight yang atapnya sengaja dibuat terbuka. Pohon di tengah rumah untuk menonjolkan suasana alam dalam rumah. Hal yang juga sangat diperhatikan pemandangan tiap ruangan.

(Foto: Nguyen Hoang Son)
Pada area kamar tidur, terdapat pintu kaca yang membuat penghuni bisa menikmati indahnya pohon besar dan tanaman di sekelilingnya.

(Foto: Nguyen Hoang Son)
Suasana ini mirip di resort, dan rasanya ingin bersantai seharian. Desain yang menarik, bukan?
Sumber: Yen Architecture
© Dream
Dream - Sebuah rumah yang berlokasi di Bangsar, Kuala Lumpur, Malaysia memiliki desain yang sangat menarik. Tampak luar atau bagian fasad rumah didominasi oleh pagar putih material besi yang berkesan kaku.
Kekakuan tersebut namun bisa teratasi dengan baik dan justru daya tarik, karena dipenuhi dengan tanaman hijau. Rumah ini dibagi menjadi 2 unit rumah yang independen.

Dengan konsep ini, tujuannya adalah untuk membuat penghuni bisa berbagi lahan dengan individu lain, tanpa mengorbankan privasi mereka dan kebutuhan akan ruang yang nyaman. Rumah ini dirancang oleh biro arsitek Tetawowe Atelier, Malaysia.
© Dream
Desain yang dibuat memang untuk menyiasati lahan yang tak terlalu besar. Untuk menciptakan ruang yang lapang, ruang terhubung vertikal dibentuk dengan membedah ruang-ruang internal dengan beberapa level. Caranya, menggunakan tangga tunggal untuk menghubungkan semuanya.

Untuk lebih memperluas ruang secara visual, rumah dirancang terlihat terang. Lewat pilihan warna terang di dinding dan lantai, material penghubungnya berupa struktur logam tipis.

© Dream
Konsep dengan banyak bukaan juga diterapkan untuk memastikan rumah cukup terang dengan cahaya matahari alami. Pada fasad depan, struktur multi-dek dibuat dengan tangga ramping.

Dek ini juga berfungsi sebagai taman vertikal, dengan tanaman pot dan tanaman merambat yang tumbuh. Selain itu, struktur multi-dek ini juga memberi kesan simetri pada rumah dan membuat dua unit yang terpisah tampak menjadi satu.

Sumber: HomeDecoMalaysia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya