Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Hati-hati, Tayangan 'Alay' Bisa Merusak Otak Anak

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 15 Maret 2018 19:24
Hati-hati, Tayangan 'Alay' Bisa Merusak Otak Anak
Kesehatan mental dan psikologis anak jadi taruhannya.

Dream - Tayangan komedi, acara musik, bincang-bincang yang banyak muncul di stasiun televisi, banyak mengundang kritikan keras. Pasalnya tayangan tersebut sering berisi candaan yang berlebihan, kata-kata kasar, dan penuh gimmick tak mendidik.

Salah satu kritikan keras justru muncul dari kalangan pelaku industri hiburan sendiri, Deddy Corbuzier. Ia menyebut tayangan yang banyak muncul dengan tayangan 'alay', yang efeknya sangat buruk bagi anak-anak. Terutama pada mereka yang tak punya pilihan tontonan lain.

Selaras dengan kritik Deddy Corbuzier, psikolog anak yang juga praktisi terapi Bach Flower Remedies Alva Paramitha mengatakan, tayangan tersebut berdampak negatif pada anak.

Menurut Alva, tayangan-tayangan penuh gimmick, drama berlebihan, dan candaan yang kelewatan bisa berpengaruh pada sifat dan kesehatan mental anak.

" Tayangan apa pun yang mempertontonkan sikap hidup, gaya hidup yang dibuat-buat, atau terlalu drama pasti akan memberikan masukan cara berpikir bagi orang yang menonton," kata Alva ketika dihubungi Health-Liputan6.com.

Tayangan semacam itu, menurut Alva juga dapat merusak otak anak. Hal ini karena stimulasi yang buruk terus-menerus.

" Ada fungsi eksekutif atau penyelesaian masalah di bagian otak kita. Bayangkan bagaimana otak bekerja, apabila distimulasi dengan tontonan yang tidak baik," kata Alva.

Alva sendiri mendukung agar orangtua harus menyeleksi tontonan yang dilihat anak dan remaja. Hal ini mengingat banyaknya tayangan televisi yang sebetulnya tidak memberikan nilai edukasi sama sekali untuk anak.

" Filter utama harusnya di orangtua. Jadi akan sulit kalau orangtua ikut menonton dan menikmatinya," ujar Alva.

Sumber: Giovani Dio Prasasti/ Liputan6.com

Beri Komentar