Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Heboh CV 15 Lembar Anak 5 Tahun Beredar di Medsos

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 4 November 2018 12:13
Heboh CV 15 Lembar Anak 5 Tahun Beredar di Medsos
Demi bisa masuk sekolah elit, CV tersebut dibuat oleh orangtua sang anak,

Dream - Suasana kompetitif begitu terasa di sekolah-sekolah di China. Bukan hanya di tingkat universitas tapi hingga sekolah taman kanak-kanak. Para orangtua berlomba-lomba 'mencetak' anak yang jenius dan terbaik di segala bidang.

Seperti yang ramai diperbincangkan di Weibo, media sosial China, beredar sebuah curiculum vitae (CV) atau riwayat hidup anak 5 tahun. Jika biasanya CV dibuat untuk melamar pekerjaan, CV bocah tersebut dibuat untuk bisa masuk ke sekolah dasar (SD) bergengsi.

Dalam CV yang terdiri dari 15 lembar kemudian viral tersebut, dituliskan kalau anak tersebut sangat " percaya diri" dan memiliki " pengalaman kaya dan beragam" . Tak hanya itu, aktivitas non akademiknya juga sangat banyak.

Seperti piano, menari hip-hop, sepak bola, dan permainan papan Go. Dituliskan juga, anak tersebut telah membaca lebih dari 10.000 buku baik yang berbahasa Inggris maupun China.

1 dari 1 halaman

Lihat CV Bocah Tersebut

Lihat CV Bocah Tersebut © Dream

Terdapat juga peta dunia dengan warna tertentu yang menunjukkan lokasi negara yang pernah ia kunjungi. Berikut CV sang anak yang ramai diperbincangkan.

CV bocah 5 tahun

Dalam CV juga dituliskan karakter " kuat" , digambarkan oleh kemampuannya untuk menahan diri dari menangis saat menerima imunisasi.

Di tempat lain, di bawah judul " Dapat menahan kekalahan" , tertulis: " Jika saya diminta berhenti, saya dapat dengan cepat menyesuaikan suasana hati saya dan secara aktif mendedikasikan diri saya untuk studi saya."

CV juga menekankan kecerdasan emosional anak: " Saya menulis tiga esai bahasa Inggris per minggu untuk mengungkapkan perasaan saya" .

Para pengguna Weibo pun merasa kaget dengan CV bocah 5 tahun, kritikan pedas bermunculan pada sekolah-sekolah elit yang mengharuskan orangtua membuat CV anak demi bisa sekolah.

Sumber: Telegraph.co.uk

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More