Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Maskapai Cathay Pacific Hong Kong (foto: Pixabay.com)
Dream – Bagi kamu yang hendak pergi ke Hong Kong, baik untuk liburan, rencana kerja, atau yang lainnya, sebaiknya diurungkan dulu. Pemerintah Hong Kong memperpanjang larangan masuk bagi traveller luar negeri untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Maskapai utama di Hong Kong, Cathay Pacific juga terkena dampak dari kebijakan pemerintah. Karena penerbangan para penumpang yang transit di maskapai tersebut ditangguhkan hingga batas waktu yang belum pasti.
Dikutip dari Simple Flying, pembatasan keluar masuk Hong Kong diberlakukan sejak 25 Maret lalu. Hanya warga Hong Kong yang memiliki dokumen tertentu saja yang diperbolehkan masuk. Seperti kepemilikan KTP permanen Hong Kong, paspor Hong Kong atau parpor Inggris.
Sementara itu bagi penduduk non-Hong Kong dilarang keras memasuki negara itu. Bahkan untuk sekedar transit di bandara juga tidak diperbolehkan. Juga semua layanan laut, udara, antara Hong Kong dan Greater Bay Area juga telah ditangguhkan.
© Ilustrasi (foto: pixabay.com)
Menurut Travel News Asia, terdapat beberapa pengecualian. Bagi mereka yang diperbolehkan keluar masuk Hong Kong harus memenuhi syarat:
1. Awak pesawat yang bepergian demi melaksanakan tugas atau awak kapal barang.
2. Pejabat pemerintah yang melaksanakan tugas pemerintah termasuk personel pos konsuler.
3. Orang yang terlibat dalam pekerjaan penanganan pandemic oleh pemerintah.
4. Pasangan dan anak-anak penduduk Hong Kong.
© Ilustrasi karantina (foto:pixabay.com)
Pemerintah Hong Kong berusaha untuk memulangkan warga negaranya dari luar negeri. Pada 5 April kemarin, pemerintah melaporkan 65 warga Hong Kong tiba di rumah dari Peru menggunakan penerbangan charter.
Penerbangan khusus ini membawa warga negara Hong Kong dari Lima ke London. Lalu dari London, mereka mengambil penerbangan menuju Hong Kong.
Usai tiba di Hong Kong, para pemudik tersbeut diwajibkan mengikuti tes kesehatan di Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong di Asia World Expo. Sembari menunggu hasil, mereka dikarantina terlebih dahulu.
Jika hasil menunjukkan negatif, mereka dipulangkan ke daerah masing-masing dan wajib menjalankan karantina mandiri selama 14 hari.
Jadi, buat kamu yang hendak pergi ke Hong Kong, lebih baik ditunda terlebih dahulu hingga pandemi ini usai. Bersabarlah sementara waktu, dan tetap ikuti pencegahan yang disarankan oleh WHO.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya