6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Sophie Guidolin Dan Keempat Anaknya (Foto: Daily Mail)
Dream - Ibu dari empat anak yang juga pelatih kebugaran, Sophie Guidolin, melahirkan anak perempuan kembarnya Evie dan Aria secara caesar pada bulan September 2015. Tidak lama setelah itu, perempuan 27 tahun asal GoldCoast, Queensland, Australia itu memamerkan bentuk tubuhnya yang sudah kembali normal dan terlihat seksi pasca-melahirkan.
Namun tindakannya pamer tubuh pasca-melahirkan itu mendapat tanggapan miring dari netizen. Sophie dituding ibu manja yang hanya ingin mudahnya saja dan tak mau merasakan sakitnya melahirkan.
Mendapat serangan seperti itu, Sophie membalas melalui Instagram. Sophie mengatakan meski terlihat normal dan seksi dari luar, tapi dia benar-benar dalam kesakitan dan terus menjalani proses pemulihan setelah melahirkan secara caesar.
" Aku masih terus menjalani proses pemulihan lebih dari satu tahun sejak melahirkan. Ada sebuah artikel bilang operasi caesar adalah cara yang mudah dan tidak menyakitkan untuk melahirkan? Tunggu, tidak seperti itu," katanya.
© Dream
Sophie memiliki 4 anak-anak yang sehat dan lucu, dengan setiap kelahiran yang sama sekali berbeda. Kelahiran favoritnya adalah Ryder. " Dia lahir di rumah sakit kecil dan tidak ada dokter. Hanya ditemani sepupu, aku melahirkan dia ke dunia di atas lantai dan dia sangat sehat. Itu pengalaman terbaik," kenang Sophie.
Sophie terkejut ketika membaca artikel yang mengatakan melahirkan melalui caesar mudah dan tidak menyakitkan. " Mudah? Kalian pasti bercanda. Saat proses melahirkannya memang sangat tidak menyakitkan, tapi setelah itu aku harus menjalani proses pemulihan lebih dari setahun dengan penuh kesakitan dan keterbatasan," katanya.
" Padahal jika melahirkan secara normal, proses pemulihan hanya butuh 3-6 bulan," tambahnya.
© Dream
Sophie mengatakan aktivitasnya berlatih kebugaran terganggu, terutama sekitar panggul. Dan dia juga mendapat luka parut di bagian perut yang sakit dan ngilu ketika disentuh.
" Aku bilang proses melahirkan secara caesar bukan mudah tapi berbeda. Itu lebih menakutkan dibandingkan melahirkan secara normal," katanya.
Dia kemudian menggambarkan bagaimana mengerikan dan menyusahkannya proses melahirkan secara caesar. " Kalian duduk di ruangan dingin sendirian dan disuntik dengan jarum suntik besar di bagian punggung. Tubuh mati rasa, kecuali rasa menarik-narik yang kuat di dalam perut. Dan ketika obat penenang sudah habis pengaruhnya, kalian merasa dibelah di bagian panggul sehingga sulit berdiri atau berjalan," jelasnya.
Sophie mengatakan seandainya hamil lagi, dia memilih bisa melahirkan secara normal. Postingan Sophie di Instagram itu menerima lebih dari 4.500 Likes dan ratusan komentar yang memuji pendiriannya.
(Sah/Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya