Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ibu Hamil
Dream - Bagi Sahabat Dream yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil, penting untuk berhati-hati dalam mengonsumsi obat. Beberapa jenis obat bebas diketahui bisa membahayakan kondisi janin hingga memicu keguguran.
Bahkan beberapa penelitian mengungkap ada beberapa jenis obat nyeri yang bisa mengganggu hormon, sehingga membuat perempuan sulit hamil. Jenis obat-obatan yang berbahaya untuk ibu hamil dan perempuan yang merencanakan kehamilan adalah non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs).
Obat-obat NSAIDs ini diketahui bisa meningkatkan risiko keguguran secara signifikan. Obat NSAIDs ini merupakan obat umum yang biasanya dikonsumsi untuk meredakan keluhan sakit ringat, seperti sakit kepala, nyeri tubuh atau demam. Berikut daftarnya:
- celecoxib
- diclofenac
- etoricoxib
- flurbiprofen
- ibuprofen
- indometacin
- ketoprofen
- ketorolac trometamol
- mefenamic acid
- meloxicam
- naproxen
- parecoxib
- piroxicam
- sulindac
Jika Anda hamil, pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter jika muncul keluhan apapun itu. Hindari mengonsumsi obat tanpa rekomendasi dokter meski hanya untuk meredakan keluhan ringan. Begitu juga bagi Anda yang merencanakan kehamilan.
Sumber: KidSpot
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012